Holistik Jurnal Kesehatan
Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2

Pengaruh ekstrak kombinasi brokoli dan pegagan terhadap tingkat depresi pada lansia

Lestari, Puput Legia (Unknown)
Fitriana, Lisna Anisa (Unknown)
Suparto, Tirta Adikusuma (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 May 2026

Abstract

Background: Depression is a common mental health issue in older adults that can reduce quality of life and the ability to perform daily activities. The treatment of depression often involves pharmacological therapy, which can lead to side effects due to polypharmacy. Therefore, safer complementary therapy interventions are needed. Broccoli (Brassica oleracea) and gotu kola (Centella asiatica) are natural ingredients with antioxidant and neuroprotective activity that have the potential to reduce the symptoms of depression. Purpose: To assess the effect of administering a combination of broccoli and gotu kola extracts on depression levels in the elderly population. Method: This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group approach, involving 36 elderly individuals divided into intervention and control groups. The intervention group received a combination extract of broccoli and gotu kola (2x1000mg/day) for six weeks, while the control group received no intervention. The level of depression was measured using the Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15). Data analysis was performed using the independent samples t-test. Results: The average depression score in the intervention group significantly decreased from 5.78 ± 3.49 to 3.61 ± 2.23 (p < 0.001). The control group did not show a significant difference in the decrease of depression scores (p = 0.079). Conclusion: The administration of a combination of broccoli and gotu kola extract can reduce the level of depression in the elderly as a complementary therapy. Suggestion: Research with larger samples and placebo groups, as well as measurements of biomarkers related to oxidative stress, inflammation, and neurotransmitter function.   Keywords: Broccoli; Depression; Elderly; Gotu Kola.   Pendahuluan: Depresi adalah masalah kesehatan mental umum pada lansia yang dapat menurunkan kualitas hidup dan kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari. Penanganan depresi sering melibatkan terapi farmakologis, yang dapat menyebabkan efek samping akibat polifarmasi. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi terapi komplementer yang lebih aman. Brokoli (Brassica oleracea) dan pegagan (Centella asiatica) adalah bahan alami dengan aktivitas antioksidan dan neuroprotektif yang berpotensi mengurangi gejala depresi. Tujuan: Untuk menilai pengaruh pemberian ekstrak kombinasi brokoli dan pegagan terhadap tingkat depresi pada populasi lanjut usia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group melibatkan 36 lansia yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima ekstrak kombinasi brokoli dan pegagan (2x1000mg/hari) selama 6 minggu, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Tingkat depresi diukur dengan Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15). Analisis data dilakukan menggunakan uji independet sample t-test. Hasil: Skor depresi rata-rata pada kelompok intervensi menurun secara signifikan dari 5.78 ± 3.49 menjadi 3.61 ± 2.23 (p < 0.001). Kelompok kontrol tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan skor depresi (p = 0.079). Simpulan: Pemberian ekstrak kombinasi brokoli dan pegagan dapat menurunkan tingkat depresi pada lansia sebagai terapi komplementer. Saran: Penelitian selanjutnya dapat menambahkan besaran sampel dan kelompok plasebo serta pengukuran biomarker terkait stres oksidatif, inflamasi, dan fungsi neurotransmitter.   Kata Kunci: Brokoli; Depresi; Lansia; Pegagan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

hjk

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek ...