Desa Pasirpanjang memiliki UMKM kopi dengan proses produksi, pengemasan, dan pemasaran yang masih sederhana. Di tengah persaingan industri yang ketat, rendahnya inovasi produk dan perhatian terhadap kemasan menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing. UMKM Kopi Gunung Lio memiliki potensi biji kopi lokal berkualitas, namun tetap menghadapi persaingan dari merek besar dan UMKM sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Kopi. Metode yang digunakan dimulai dari tahap observasi ke UMKM Kopi, perencanaan, pelatihan inovasi olahan kopi menjadi produk siap konsumsi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pengusaha UMKM mampu menghasilkan varian produk kopi siap saji dengan cita rasa khas dan juga kemasan yang mempunyai nilai jual lebih tinggi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa kombinasi inovasi produk dan kemasan yang sepadan dengan nilai lokal dan tren konsumen akan berpotensi meningkatkan nilai jual, memperluas pasar, dan juga membangun brand image yang kuat bagi UMKM Kopi Gunung Lio, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saingnya secara terus-menerus.
Copyrights © 2026