Ruas Jalan Sp. Kerobokan – Munggu – Tanah Lot merupakan salah satu jaringan jalan provinsi yang memiliki fungsi strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di Bali. Tingginya pertumbuhan volume kendaraan yang tidak diimbangi dengan kualitas struktur perkerasan yang memadai mengakibatkan terjadinya penurunan kondisi jalan, baik secara fungsional maupun struktural. Permasalahan tersebut menuntut adanya perencanaan ulang tebal perkerasan yang mampu mengakomodasi beban lalu lintas hingga akhir umur rencana. Penelitian ini bertujuan untuk merancang struktur perkerasan lentur berdasarkan ketentuan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) Tahun 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui studi kasus dengan memanfaatkan data lalu lintas harian rata-rata (LHR), tingkat pertumbuhan kendaraan, umur rencana 20 tahun, serta nilai daya dukung tanah dasar yang diperoleh dari pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Data tersebut dianalisis untuk menentukan nilai Cumulative Equivalent Standard Axle (CESA) sebagai dasar penetapan tipe dan ketebalan setiap lapisan perkerasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur perkerasan yang direkomendasikan terdiri atas lapisan AC-WC setebal 4 cm, AC-BC 7,5–8 cm, agregat kelas A 20 cm, agregat kelas B 15 cm, agregat kelas C 20 cm, serta timbunan pilihan 40 cm. Struktur tersebut dinilai mampu memberikan kinerja pelayanan yang optimal dan memenuhi persyaratan teknis sesuai pedoman MDP 2024 selama periode rencana yang ditetapkan.
Copyrights © 2026