Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja panel surya 100 Wp dan 200 Wp berdasarkan daya keluaran dan kemampuan pengisian baterai pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala kecil. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan melakukan pengukuran intensitas cahaya matahari, tegangan, dan arus selama 7 hari berturut-turut dengan interval satu jam. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung daya keluaran serta mengevaluasi performa sistem dalam kondisi operasional nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya 200 Wp menghasilkan daya maksimum sebesar 120 W, sedangkan panel 100 Wp hanya sebesar 52 W. Selain itu, panel 200 Wp mampu mengisi baterai hingga 68% per hari, sedangkan panel 100 Wp hanya mencapai 36%. Kemampuan suplai energi juga menunjukkan bahwa panel 200 Wp mampu memenuhi kebutuhan beban lebih dari 24 jam, sedangkan panel 100 Wp hanya sekitar 12 jam. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa panel surya 200 Wp memiliki kinerja yang lebih efektif dan efisien dibandingkan panel 100 Wp dalam memenuhi kebutuhan energi pada sistem PLTS skala kecil.
Copyrights © 2026