Kacang tanah merupakan komoditas penting sebagai sumber protein dan minyak nabati di Indonesia, namun produksinya masih mengalami penurunan akibat rendahnya kesuburan tanah dan teknik budidaya yang kurang optimal. Upaya peningkatan produksi dapat dilakukan melalui penggunaan pembenah tanah seperti biochar sekam padi dan pupuk hayati mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah terhadap pemberian biochar dan pupuk hayati mikoriza baik secara tunggal maupun interaksi keduanya. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Universitas Malikussaleh pada bulan April sampai Juni 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah biochar sekam padi dan faktor kedua adalah mikoriza. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif, fase generatif, serta karakter akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar berpengaruh nyata terhadap umur berbunga dan volume akar, sedangkan mikoriza berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil. Interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap jumlah biji dan berat polong. Kombinasi terbaik diperoleh pada perlakuan biochar 1,5 kg/plot dan mikoriza 15 g/tanaman yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi kacang tanah optimal.
Copyrights © 2026