Penggunaan media sosial di kalangan remaja telah menjadi isu darurat karena potensi dampak sosial dan emosionalnya. Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap kesehatan psikologis dan emosional remaja. Pencarian penelitian secara sistematis dilakukan pada basis data Google Scholar dan PubMed yang terbit diantara tahun 2015 sampai dengan 2025 dengan menggunakan Arksey and O’Malley’s framework serta PRISMA-ScR checklist. Dalam pencariannya terdapat 13 penelitian yang diidentifikasi dan memenuhi kriteria inklusi. Namun, penggunaan media sosial juga dihubungkan dengan dampak positif, seperti peningkatan dukungan sosial dan ekspresi diri, terutama ketika dinamika dalam keluarga kuat. Namun, penggunaan media sosial yang berlebihan dihubungkan dengan konsekuensi negatif termasuk kecemasan, gejala depresi, Fear of Missing Out (FoMO), dan paparan cyberbullying yang dapat merusak kesejahteraan sosial-emosional remaja. Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi yang strategis, termasuk program literasi digital dan peningkatan keterlibatan orangtua. Studi longitudinal lebih lanjut diperlukan untuk menilai efek jangka panjang dalam penggunaan media sosial pada kesehatan mental remaja. Kerangka kebijakan yang mengintegrasukan pendidikan, bimbingan orangtua, dan kesejahteraan digital sangat penting untuk mengurangi risiko dan meningkatkan menafaat penggunaan media sosial bagi remaja.
Copyrights © 2025