Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional egrang bambu terhadap peningkatan koordinasi gerak siswa kelas V UPT Sekolah Dasar Negeri 066053. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan koordinasi gerak siswa yang ditandai dengan kurangnya keseimbangan, kesulitan menyelaraskan gerakan tangan dan kaki, serta pembelajaran PJOK yang masih monoton. Permainan egrang bambu dipilih sebagai alternatif karena dapat melatih keseimbangan, konsentrasi, dan sinkronisasi gerak tubuh secara terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan koordinasi gerak sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 9,4333 pada pretest menjadi 14,0667 pada posttest. Uji paired t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,273 dengan signifikansi 0,001 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Hi diterima. Dengan demikian, permainan tradisional egrang bambu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan koordinasi gerak siswa dan dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran PJOK yang inovatif berbasis kearifan lokal.
Copyrights © 2026