Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan organizational citizenship behavior (OCB) sebagai variabel mediasi pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Fenomena penelitian didasarkan pada kondisi kinerja pegawai yang belum optimal meskipun motivasi kerja dan budaya organisasi telah diterapkan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai ASN, dengan sampel sebanyak 72 responden yang ditentukan menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan budaya organisasi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, OCB berpengaruh terhadap kinerja serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja. Selain itu, motivasi kerja dan budaya organisasi terbukti berpengaruh terhadap OCB. Implikasi: Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai lebih efektif dilakukan melalui penguatan perilaku ekstra peran. Oleh karena itu, organisasi perlu mendorong terbentuknya OCB melalui lingkungan kerja yang kolaboratif dan suportif. Originalitas: Penelitian ini mengintegrasikan variabel motivasi kerja dan budaya organisasi sebagai faktor internal dan eksternal dalam perspektif teori atribusi, dengan menempatkan OCB sebagai variabel mediasi dalam konteks organisasi publik.
Copyrights © 2026