Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X pada materi ekosistem di SMAN 1 Woja tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri atas tiga kelas, dengan sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X3 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X1 sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model CTL berbasis kearifan lokal, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis berbentuk soal esai yang diberikan pada akhir pembelajaran (posttest). Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 86,9 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 75,1. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 13,214 > t-tabel 2,006, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ekosistem. Model pembelajaran ini terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, aktif, dan bermakna bagi siswa.
Copyrights © 2026