Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan nilai kasih Kristus bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui layanan rohani dan kegiatan handcraft di Calvary Victory Center Johor Bahru, Malaysia. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif dengan teknik ceramah, diskusi, tanya jawab, praktik langsung, serta evaluasi berbasis observasi. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan siswa dan guru pendamping. Layanan rohani diberikan melalui doa, lagu rohani, dan cerita Alkitab, sedangkan kegiatan handcraft dilakukan melalui aktivitas kreatif seperti origami dan mewarnai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% peserta berada pada kategori sangat baik, 27% cukup baik, 10% cukup, dan 6% sangat kurang, dengan rata-rata pencapaian sebesar 87%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi layanan rohani dan handcraft efektif dalam meningkatkan perkembangan spiritual, keterampilan motorik, kreativitas, serta kepercayaan diri ABK. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator dan pembimbing rohani menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran inklusif. Dengan demikian, pendekatan ini dapat menjadi model pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan bermakna bagi anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026