Rendahnya minat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Desa Dolok Maraja merupakan latar belakang dari dilakukannya penelitian ini, di mana sebagian besar lulusan sekolah menengah lebih memilih bekerja dibandingkan melanjutkan pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi orang tua terhadap pentingnya pendidikan tinggi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mendeskripsikan bentuk dukungan orang tua terhadap perencanaan karier anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 18 informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi orang tua terhadap pendidikan tinggi cenderung positif, namun belum menjadi prioritas utama karena faktor ekonomi masih sangat dominan. Selain itu, persepsi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan pengalaman pribadi yang membentuk pandangan bahwa pendidikan tinggi merupakan pilihan, bukan kebutuhan utama. Meskipun demikian, terdapat peningkatan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan tinggi sebagai investasi masa depan anak dalam hal karier, status sosial, dan pembentukan karakter. Bentuk dukungan orang tua terhadap perencanaan karier anak bersifat multidimensi, meliputi dukungan moral, motivasi, material, pengambilan keputusan, alternatif karier, dan dukungan emosional.
Copyrights © 2026