Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan karakter disiplin, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menjelaskan upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek tiga guru kelas, dua belas siswa, dan kepala sekolah yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dijaga melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi serta mengadakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai teladan disiplin, pembina dan pengarah, motivator, fasilitator, pembimbing personal, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua dan kepala sekolah. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kontrol diri siswa, kebiasaan buruk dari rumah, kurangnya dukungan orang tua, serta pengaruh negatif teman sebaya. Upaya guru mencakup pemberian keteladanan, pendekatan personal, penyusunan kesepakatan kelas, pemberian tanggung jawab, sanksi edukatif, reward, penguatan positif, komunikasi dengan orang tua, serta dukungan kebijakan kepala sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi guru, sekolah, dan orang tua merupakan faktor kunci keberhasilan pembentukan karakter disiplin siswa.
Copyrights © 2026