Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Study Kasus: Anak Berkebutuhan Khusus Down Syndrome Ulfa Rosantia; Natasya Regina Putri; M.Daffa; Rangga Deos Pratama; Sandra Yoda; Raffi Ternando; Siska Widyawati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1200

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus down syndrome. Down syndrome adalah gangguan pada susunan kromosom yang ditandai oleh retardasi mental mulai dari sedang hingga berat dan merupakan sindrom bawaan yang muncul sejak lahir, disebabkan adanya perkembangan fetus yang abnormal. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita down syndrome. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak down syndrome ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) usia ibu yang lebih tua, 2) usia kandungan kurang dari 9 bulan (Prematur), 3) perkembangan anak. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita down syndrome adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat dalam proses treatment untuk penyembuhan adalah biaya terapi yang tinggi, biaya yang terus menerus inilah yang menjadi beban finansial yang berat bagi orang tua.
Peran Guru Dalam Menanamkan Karakter Disiplin Siswa di SDN 09 Kepala Bukit Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Raffi Ternando; Ernawarnelis; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.193

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan karakter disiplin, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menjelaskan upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek tiga guru kelas, dua belas siswa, dan kepala sekolah yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dijaga melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi serta mengadakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai teladan disiplin, pembina dan pengarah, motivator, fasilitator, pembimbing personal, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua dan kepala sekolah. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kontrol diri siswa, kebiasaan buruk dari rumah, kurangnya dukungan orang tua, serta pengaruh negatif teman sebaya. Upaya guru mencakup pemberian keteladanan, pendekatan personal, penyusunan kesepakatan kelas, pemberian tanggung jawab, sanksi edukatif, reward, penguatan positif, komunikasi dengan orang tua, serta dukungan kebijakan kepala sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi guru, sekolah, dan orang tua merupakan faktor kunci keberhasilan pembentukan karakter disiplin siswa.