Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak, termasuk di Desa Tambakan Kabupaten Subang, di mana rendahnya pemahaman ibu mengenai milestone perkembangan, teknik stimulasi, serta kebutuhan gizi balita menjadi faktor risiko utama. Selain itu, pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti ubi jalar dan ikan belum optimal, baik sebagai sumber nutrisi untuk mencegah stunting maupun sebagai potensi ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi ibu-ibu PKK mengenai tumbuh kembang dan gizi balita serta membekali mereka dengan keterampilan mengolah pangan lokal bernilai gizi tinggi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tentang tumbuh kembang anak, edukasi gizi balita, dan pelatihan praktis pembuatan tepung ubi jalar dengan inovasi perendaman roseola, pembuatan minuman sehat dari limbah rendaman, serta abon ikan. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari rata-rata skor 15,2 menjadi 17,1 (t = 4,55; p < 0,001). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi dan penguatan keterampilan pengolahan pangan lokal efektif mendukung pencegahan stunting serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Tambakan.
Copyrights © 2026