Kebutuhan akan sumber energi listrik yang andal, portabel, dan mandiri menjadi aspek krusial dalam mendukung operasi militer di lapangan, khususnya pada kondisi terbatasnya akses terhadap jaringan listrik konvensional. Ketergantungan pada baterai konvensional memiliki keterbatasan kapasitas dan durasi penggunaan, sehingga diperlukan solusi alternatif yang berkelanjutan. Penelitian ini merancang dan membangun sistem pembangkit listrik berbasis termoelektrik menggunakan modul Peltier yang memanfaatkan perbedaan suhu sebagai sumber energi listrik untuk aplikasi energi portable militer. Sistem dirancang guna mengonversi tenaga panas dari sumber panas natural ataupun buatan jadi tenaga listrik lewat dampak Seebeck, dan dilengkapi dengan rangkaian pemantauan temperatur serta tegangan keluaran. Tata cara riset meliputi perancangan fitur, pengujian performa materi Peltier, dan analisis ikatan antara perbandingan temperatur serta tegangan yang dihasilkan. Hasil pengujian menampilkan kalau sistem sanggup menciptakan tegangan listrik yang bertambah secara linier bersamaan bertambahnya perbandingan temperatur, dengan nilai kemiringan sebesar 0, 0375 V/°C. Materi Peltier selaku sumber tenaga alternatif yang layak buat sistem tenaga portable dalam menunjang kebutuhan operasional militer di lapangan. Riset ini diharapkan bisa jadi bawah pengembangan lebih lanjut sistem pembangkit listrik termoelektrik yang efektif, ringkas, serta adaptif buat aplikasi pertahanan serta keamanan.
Copyrights © 2026