Integritas aparatur merupakan fondasi utama tata kelola pemerintahan, khususnya pada lembaga penegak hukum yang mengelola informasi strategis dan rahasia. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai integritas aparatur dari perspektif intelijen, peran strategis Seksi Intelijen, serta tantangan dan upaya penguatannya di Kejaksaan Negeri Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas diwujudkan melalui fungsi identifikasi, pengamanan, dan pencegahan dengan dukungan koordinasi hierarkis, kepatuhan SOP, pelatihan etika profesional, serta mekanisme akuntabilitas. Analisis teori etika pemerintahan menunjukkan penerapan pendekatan deontologis, teleologis, dan kontekstual dalam perilaku aparatur. Tantangan utama meliputi risiko kebocoran data akibat perkembangan teknologi dan fluktuasi kesadaran etis individu. Penguatan integritas direkomendasikan melalui pelatihan etika terstruktur, peningkatan literasi digital, dan pembudayaan organisasi guna mendorong internalisasi nilai integritas pada setiap aparatur demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan terpercaya.
Copyrights © 2026