Pendidikan yang berkualitas adalah dasar yang sangat penting untuk pembangunan bangsa dan berpengaruh langsung pada kualitas sumber daya manusia. Namun, berbagai permasalahan masih terjadi di lingkungan sekolah SMA Hasyim asy’ari 1 Pucuk, termasuk bullying verbal maupun bullying fisik. Sebagaimana bullying adalah suatu bentuk perilaku tercela yang diwujudkan dengan perlakuan secara tidak sopan dan perlakuan kekerasan atau paksaan untuk mempengaruhi orang lain, yang dilakukan secara berulang-ulang. Maka dari itu pentingnya peran guru pendidikan agam Islam dalam mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya bullying di lingkungan sekolah SMA Hasyim asy’ari 1 Pucuk, serta bentuk-bentuk nya, dan peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor terjadinya bullying: Faktor keluarga, faktor teman sebaya, faktor individu. 2) Bentuk bullying verbal: Memanggil nama orang tua sebagai bentuk ejekan dan ejekan fisik, bentuk bullying fisik: Mendorong, memukul fisik, bentuk bullying sosial: menyebarkan rumor dan mengucilkan, bentuk bullying media sosial/cyberbullying: menyebarkan foto, dan memberikan komentar jahat pada media sosial. 3) Peran guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying di lingkungan sekolah: Meningkatkan pembelajaran keagamaan yang komprehensif, serta pembinaan karakter dan moral, dan juga melibatan siswa dalam kegiatan sekolah.
Copyrights © 2026