Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan minat masyarakat Kelurahan Sapanang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, terhadap pemanfaatan limbah kulit udang sebagai sumber astaxanthin dan bahan tambahan pangan kaya antioksidan. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, melalui penyuluhan dan presentasi kepada 25 warga masyarakat sekitar. Instrumen evaluasi menggunakan angket pretest dan posttest yang mencakup aspek pengetahuan, pemahaman proses, persepsi manfaat ekonomi, serta sikap dan minat peserta terhadap pemanfaatan limbah kulit udang. Instrumen juga memuat penilaian kegiatan pada tahap posttest, yaitu kemudahan pemahaman materi, kebermanfaatan kegiatan, dan minat terhadap kegiatan lanjutan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 33,68 pada pretest menjadi 40,64 pada posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,60 atau termasuk kategori sedang. Uji normalitas Shapiro-Wilk terhadap selisih skor menunjukkan data berdistribusi normal, W = 0,940; p = 0,147, sehingga analisis parametrik menggunakan paired-samples t-test dapat diterapkan. Hasil uji t berpasangan menunjukkan peningkatan skor yang signifikan setelah kegiatan, t(24) = 7,758; p < 0,001, dengan rerata selisih 6,96 dan effect size Cohen’s dz = 1,55. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi limbah kulit udang sebagai sumber astaxanthin, sekaligus mendorong penerimaan positif terhadap pengembangan program lanjutan berbasis sumber daya lokal.
Copyrights © 2026