Pemahaman masyarakat terkait mekanisme pertahanan tubuh serta peran vaksin dalam mencegah penyakit pada sistem reproduksi merupakan komponen penting dalam upaya peningkatan kesehatan berbasis komunitas. Meskipun demikian, informasi yang bersifat biomedis tersebut belum sepenuhnya dipahami secara optimal oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi edukasi biomedis terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai respons tubuh dan fungsi vaksin dalam pencegahan penyakit menular seksual di wilayah kerja Balai Penyuluhan KB Kabupaten Bone. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 30 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 58,30 meningkat menjadi 81,23 pada post-test (p = 0,001). Peningkatan paling menonjol ditemukan pada aspek pemahaman mengenai vaksin. Dengan demikian, edukasi biomedis terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat serta berpotensi mendukung pelaksanaan program kesehatan reproduksi di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026