Optimalisasi lahan rawa lebak sebagai kawasan produksi padi berkelanjutan menghadapi tantangan biofisik yang kompleks, termasuk genangan musiman, keasaman tanah, dan keterbatasan infrastruktur teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan mekanisasi pertanian tepat guna serta kapasitas petani dalam mengelola sistem pertanian di lahan rawa lebak Desa Arisan Musi Timur, Kabupaten Muara Enim. Menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petani, penyuluh, serta perangkat desa. Hasil menunjukkan bahwa alat seperti traktor roda dua dan pompa air portable memiliki efektivitas tinggi, sementara transplanter dan drum seeder kurang optimal akibat keterbatasan pelatihan dan ketidaksesuaian medan. Keberhasilan mekanisasi sangat ditentukan oleh kecocokan teknologi, pengelolaan air mikro, serta penguatan kelembagaan petani. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Oktober hingga 24 Oktober 2025, ketika lokasi penelitian tidak ada genangan limpasan air dari sungai Musi. Diperlukan kebijakan integratif yang mencakup perencanaan teknologi berbasis lahan, pelatihan operator, pengembangan layanan mekanisasi berbasis komunitas, dan kolaborasi lintas sektor. Studi ini merekomendasikan pengembangan sistem mekanisasi yang adaptif terhadap dinamika hidrologi dan sosial-ekonomi lokal sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pertanian rawa lebak secara berkelanjutan
Copyrights © 2025