Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan Dan Likuiditas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Food And Beverages Royda, Royda
MOTIVASI Vol 3, No 1 (2018): MOTIVASI Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/mti.v3i1.2063

Abstract

Pengaruh WCTA, DER, TAT dan NPM Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Bursa Efek Indonesia Royda, Royda
MOTIVASI Vol 4, No 1 (2019): MOTIVASI Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/mti.v4i1.2085

Abstract

PENGARUH KEUANGAN DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Royda, Royda
MOTIVASI Vol 1, No 1 (2016): MOTIVASI Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/mti.v1i1.712

Abstract

Purpose - The research problem was how fiscal capacity influenced capital expenditure in Bangka Belitung Design/methodology - The analysis period was ten years starting from 2004 to 2013. The data analysis method used is descriptive analysis. The data were analyzed by using multiple regression model with Least Squares method.Findings – The results showed that the overall fiscal capacity significantly affected the capital expenditures by the coefficient of determination 83.33 percent. It was due to the fact that regional governments in Bangka Belitung had not been optimally allocating locally-generated revenues to finance regional expenditures, thus providing less stimulus for economic growth and being highly dependent on the transfer of funds from the central government.
Strategi Intensif Untuk Pengembangan Bisnis Batik Palembang Pada Industri Fesyen Batik di Indonesia Riana, Dwi; Royda, Royda
INOVATOR Vol 9 No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : prodima@fe.uika-bogor.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/inovator.v9i2.3505

Abstract

Batik Palembang merupakan salah satu jenis batik yang termasuk baru di dalam industri fashion. Untuk bisa berkembang dan bersaing dengan jenis batik lainnya, tentunya batik Palembang harus memiliki strategi yang baik. Ken-yataannya, saat ini Batik Palembang masih banyak belum diketahui oleh masyarakat Indonesia. Kepopuleran batik Jawa masih menduduki peringkat tera-tas. Batik Palembang belum menguasai pasar lokal dan internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan pada Batik Palembang dan mencari strategi terbaik dalam pengembangan Batik Palembang di industri fashion batik Indonesia. Penelitian ini dilakukan dari tahun 2019-2020 dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis yang digunakan adalah ana-lisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun alat yang digunakan untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian ini adalah PEST, Five Force's Porter, Competitor analysis, dan Business Canvass. Berdasarkan hasil penelitian, strategi pengem-bangan terbaik pada bisnis Batik Palembang dengan mengoptimalkan peran tekonologi di dalamnya.
PENGARUH BELANJA PEMERINTAH UNTUK PENDIDIKAN, KESEHATAN DAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Royda, Royda
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v4i1.49

Abstract

The objective of this research is analyzing how government.s expenditure on education, health and infrastructure influence economic growth in cities of Sumatera Selatan Province. The government.s expenditures on education, health and infrastructure are basically investments on economic growth.The effect of the development on those three sectors has no direct impact but it requires several periods to feel the after effects. The model used are panel regression data, with independent variable is education expenditure, health expenditure, infrastructure expenditure, and dependent variable is economic growth. This study conducted in 15 cities and districts of Sumatera selatan province and then data taken from 2008 to 2013. The end result showing is that education expenditure have negative influence, health expenditure have positive and significantly affect the economic growth. Then, as for the infrastructure expenditure variable showing negative influence and significantly affect the economic growth
Suara Perempuan dalam Pemerintahan Lokal: tentang Peran, Hambatan, dan Pemberdayaan di Kabupaten Muara Enim Ningsih , Ike Utia; Uyun, Muhammad; Nurisa, Indah; Fitriani, Yulia; Royda, Royda
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi perempuan dalam pemerintahan merupakan prasyarat penting untuk menciptakan tata kelola yang inklusif dan berkeadilan gender. Meskipun kebijakan afirmatif di Indonesia mendorong keterwakilan politik perempuan, realitas di tingkat lokal masih menunjukkan kesenjangan signifikan antara representasi deskriptif dan substantif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, pengalaman, serta tantangan perempuan dalam pemerintahan Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan didukung survei kuantitatif terhadap 117 aparatur sipil negara (ASN) perempuan, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis tematik dan statistik deskriptif mengungkap empat temuan utama: (1) keterlibatan perempuan masih terbatas dalam posisi strategis, (2) hambatan struktural dan budaya seperti patriarki dan stereotip gender masih dominan, (3) kebijakan afirmatif dan pelatihan kepemimpinan menyediakan peluang, meski implementasinya belum optimal, dan (4) ketahanan serta aspirasi perempuan menjadi modal penting untuk memperkuat partisipasi substantif. Studi ini menekankan perlunya penguatan program pemberdayaan, reformasi kelembagaan yang responsif gender, serta pengembangan jaringan kepemimpinan perempuan. Implikasi penelitian ini berkontribusi pada literatur mengenai kesetaraan gender dalam tata kelola lokal dan memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan untuk mendorong transformasi representasi perempuan dari sekadar simbolis menuju substantif.
Formulasi Kebijakan Akselerasi Rata-Rata Lama Sekolah (Rls) Di Kabupaten Muara Enim Purnomo, Purnomo; Fitriani, Yulia; Royda, Royda; Sardin, Sardin; Saripah, Iip; Hyangsewu, Pandu; Rosmia, Ade Romi
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sangat penting untuk mengembangkan sumber daya manusia dan pertumbuhan sosial ekonomi suatu wilayah. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) merupakan salah satu cara untuk mengukur pembangunan manusia dilihat dari lamanya penduduk usia 25 tahun menyelesaikan pendidikan. Studi ini berfokus pada Kabupaten Muara Enim, yang memiliki RLS yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional dan provinsi, dengan tujuan mengevaluasi kebijakan yang dapat mempercepat peningkatan RLS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-eksploratori, dengan proses pengumpulan data melalui studi dokumentasi (RLS, kemiskinan, pendidikan, fasilitas sekolah yang berasal dari BPS), wawancara/FGD, dan observasi lapangan terbatas di enam kecamatan yang dijadikan sampel untuk mewakili daerah tersebut. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kebijakan berbasis wilayah harus mencakup pengembangan infrastruktur pendidikan, peningkatan pemberdayaan gender, dan revitalisasi pendidikan vokasi dan nonformal untuk mendorong Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Muara Enim berada di Kuadran II (Kemiskinan Relatif Rendah, RLS Rendah), menunjukkan bahwa masalah utama yang menghambat peningkatan RLS adalah kendala struktural sisi penawaran (supply-side) atau kurangnya sekolah, bukan keterbatasan ekonomi rumah tangga. Kesimpulan penelitian ini menyajikan usulan kerangka kebijakan tiga pilar, yaitu Pilar Spasial (Membangun Satuan Sekolah Baru/Sekolah Satu Atap dan memastikan daerah tertinggal menerima transportasi gratis), Pilar Gender dan Kapabilitas (advokasi anti pernikahan dini dan beasiswa tindakan afirmatif), dan Pilar Non-Formal (revitalisasi PKBM digital dan integrasi pendidikan kesetaraan dan pelatihan vokasi untuk orang dewasa).
Pemakaian Alat dan Mesin Pertanian Pada Budidaya Padi di Lahan Rawa Lebak Desa Arisan Musi Timur Kecamatan Muara Belida Kabupaten Muara Enim Sudaryanto, Arie; Raharjo, Budi; Hutapea, Yanter; Sri Ratmini, Niluh Putu; Suparwoto, Suparwoto; Sarifudin , Achmat; Anthony , Andrie; Anita, Yulia; Marsa Saisan, Despa Gempata; Royda, Royda; Yanti, Eka Yuli
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi lahan rawa lebak sebagai kawasan produksi padi berkelanjutan menghadapi tantangan biofisik yang kompleks, termasuk genangan musiman, keasaman tanah, dan keterbatasan infrastruktur teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan mekanisasi pertanian tepat guna serta kapasitas petani dalam mengelola sistem pertanian di lahan rawa lebak Desa Arisan Musi Timur, Kabupaten Muara Enim. Menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petani, penyuluh, serta perangkat desa. Hasil menunjukkan bahwa alat seperti traktor roda dua dan pompa air portable memiliki efektivitas tinggi, sementara transplanter dan drum seeder kurang optimal akibat keterbatasan pelatihan dan ketidaksesuaian medan. Keberhasilan mekanisasi sangat ditentukan oleh kecocokan teknologi, pengelolaan air mikro, serta penguatan kelembagaan petani. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Oktober hingga 24 Oktober 2025, ketika lokasi penelitian tidak ada genangan limpasan air dari sungai Musi. Diperlukan kebijakan integratif yang mencakup perencanaan teknologi berbasis lahan, pelatihan operator, pengembangan layanan mekanisasi berbasis komunitas, dan kolaborasi lintas sektor. Studi ini merekomendasikan pengembangan sistem mekanisasi yang adaptif terhadap dinamika hidrologi dan sosial-ekonomi lokal sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pertanian rawa lebak secara berkelanjutan