cover
Contact Name
Panca Surya Diharta
Contact Email
balitbangda@muaraenimkab.go.id
Phone
+62734-7420025
Journal Mail Official
balitbangda@muaraenimkab.go.id
Editorial Address
Jl. Mayor Tjik Agoes Kiemas Kompleks Islamic Center, Muara Enim Sumatera Selatan Kode Pos 31311
Location
Kab. muara enim,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Integritas Serasan Sekundang
ISSN : 27155528     EISSN : 28298942     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Integritas Serasan Sekundang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang menghubungkan teori dan praktik dalam bidang sosial, pemerintahan, ekonomi pembangunan, serta inovasi dan teknologi. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi wawasan dan solusi terhadap berbagai tantangan dalam pembangunan dan kebijakan publik.
Articles 45 Documents
KONDISI DAN STRATEGI KONSERVASI TUMBUHAN SUMATERA SELATAN DI KEBUN RAYA SRIWIJAYA, SUMATERA SELATAN Witono, Joko Ridho; Astuti, Inggit Puji; Zulkarnaen, Zulkarnaen
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v2i1.1

Abstract

Upaya konservasi yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui penetapan kawasan konservasi in situ dan pembangunan kawasan konservasi ex situ perlu ditingkatkan untuk mencegah berkurangnya/ punahnya tumbuhan sebelum diketahui manfaatnya. Kebun raya merupakan salah satu bentuk konservasi tumbuhan ex situ yang telah mendunia, sehingga perlu memiliki strategi yang tepat dalam pelaksanaannya agar berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan yang telah dilakukan dan merumuskan strategi yang harus dilakukan oleh Kebun Raya Sriwijaya dalam rangka konservasi tumbuhan lahan basah dan tumbuhan obat Sumatera. Dalam pelaksanaannya, penelitian menggunakan data primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif mencakup sejarah, pembangunan infrastruktur, pengkayaan koleksi tumbuhan dan strategi pengelolaan Kebun Raya Sriwijaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan Kebun Raya Sriwijaya sudah berjalan cukup baik, namun perlu dioptimalkan secara berkelanjutan melalui strategi penguatan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, penguatan fungsi pendidikan bagi pengunjung dan masyarakat di sekitar kebun, peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM pengelola, penanaman koleksi tumbuhan dan tumbuhan estetika, peningkatan kualitas koleksi tumbuhan, pelibatan aktif masyarakat yang tinggal di sekitar kebun, fokus pada tema koleksi tumbuhan, terlibat secara aktif dalam pencapaian target GSPC, menjalin kerja sama yang lebih intensif dengan kebun raya lain, perguruan tinggi dan lembaga penelitian, serta menjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih intensif dengan LIPI sebagai pembina dan pengawas teknis pembangunan Kebun Raya Sriwijaya.
STRATEGI PENINGKATAN PENGHIMPUNAN ZAKAT & INFAQ BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN MUARA ENIM Syachril, Syachril
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v2i1.2

Abstract

BAZNAS Kabupaten Muara Enim dalam pengelolaan zakat dan infaq selama 4 tahun terakhir ini (2015 – 2019) telah banyak mengalami peningkatan. Kondisi ini harus terus dipertahankan agar dana yang terkumpul dapat terus dimanfaatkan sesuai penggunaannya secara berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.  Kajian yang bertujuan merumuskan strategi pengumpulan dana zakat dan infaq di Kabupaten Muara Enim ini diharapkan dapat memberikan pedoman ideal dalam pelaksanaannya.  Untuk itu, peneliti menggunakan analisis SWOT sebagai metode untuk merumuskan strategi tersebut melalui optimalisasi kekuatan dan peluang yang tersedia, serta meminimalkan kelemahan dan ancaman yang ada. Dari hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode SWOT yang dilanjutkan perumusan strateginya dengan menggunakan proses input-output, didapat bahwa strategi yang harus dikembangkan untuk meningkatkan dana zakat dan infaq di Kabupaten Muara Enim adalah melalui optimalisasi penggunaan input (SDM, keuangan dan sarana prasarana) melalui proses pendataan, sosialisasi, pelaksanaan tugas dan fungsi, proses penghimpunan dan fundraising yang dilakukan menggunakan prinsip-prinsip manajemen (planning, organizing, actuating dan controlling).
STUDI MANFAAT DANA DESA DALAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN MUARA ENIM Ismail, Tarmizi; Sukiani, Sukiani; Azwardi, Azwardi; Sukanto, Sukanto; Bashir, Abdul; Yurismasari, Heidi
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v2i1.3

Abstract

Tujuan studi ini mengindentifikasi Manfaat Dana Desa Dalam Percepatan Pembangunan Dan Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Muara Enim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengungkap fenomena kemiskinan dan menganalisis akar kemiskinan. Hasil temuan menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap alokasi dana desa tertinggi di bidang pembangunan sosial dengan nilai rata-rata sebesar (83,70%) dan menganggap pembangunan bidang sosial bermanfaat sebanyak (85,87%), disusul kegiatan bidang pembangunan fisik sebesar (72,46%) dengan kebermanfaatan sebesar (78,26%), bidang ekonomi dan kesra masing-masing sebesar (58,28%) dan (42,61%). Masyarakat menganggap kedua bidang tersebut bermanfaat sebanyak (62,17%) dan (28,26%). Selain itu, manfaat Dana desa menurut dimensi dalam masing-masing bidang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat tertinggi pada pembangunan bidang infrastruktur (jalan, jembatan, selokan, PAMSIMAS, Sumur Bor) sebanyak (89,13%) dan menganggap infrastruktur jalan bermanfaat sebanyak (95,65%). Selain itu, penggunaan Dana desa telah mampu meningkatkan efisiensi waktu dan biaya bagi masyarakat sehingga dalam jangka panjang dapat meruduksi tingkat kemiskinan.
KAJIAN WISATA PENDIDIKAN (EDUCATIONAL TOURISM) BERBASIS POTENSI LOKAL DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN MUARA ENIM Djumrianty, Desloehal; Ismail, Tarmizi; Sukiani, Sukiani; Fitriani, Yulia
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v2i1.4

Abstract

Secara umum tujuan dari kajian ini dilakukan adalah untuk meninjau pengembangan ekonomi dari sisi pengembangan wisata pendidikan berbasis potensi lokal di Kabupaten Muara Enim. Sedangkan secara khusus tujuan kajian atau penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai data mengenai kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan tantangan dari daerah-daerah Muara Enim dalam pengembangan Wisata Pendidikan.Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, wawancara semi-struktur, Focus Group Discussion, dan observasi. Dengan menggunakan SWOT analysing method dan Theme and Coding diperoleh hasil analisis bahwa wisata pendidikan di Kabupaten Muara Enim ini sebenarnya sudah dimulai walaupun tanpa terorganisir dengan baik. Festival seni budaya yang melibatkan ribuan anak-anak itu merupakan salah satu bagian dari wisata pendidikan. Akan tetapi itu hanya sebagian kecil saja dari jenis wisata pendidikan seni budaya. Selain itu ada beberapa jenis wisata pendidikan yang dapat dilakukan di Kabupaten Muara Enim ini yaitu (1) Wisata Pendidikan Agro, aktivitas wisata yang melibatkan penggunaan lahan bagi wisatawan atau anak-anak sekolah. (2) Wisata Pendidikan Science/IPTEK, wisata yang berbasis pada pendidikan ilmu pengetahuan meliputi percobaan Fisika, Kimia, dan Biologi. (3) Wisata Pendidikan Seni Budaya dan Sejarah, mencakup dalam bidang seni, adat-istiadat, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kebudayaan.(4) Wisata Pendidikan Olahraga/Youth Sport Tourism, wisata edukasi yang berbasis kepada pendidikan olahraga.Dari hasil kajian juga ditemukan bahwa untuk mewujudkan kesemua atau beberapa jenis wisata pendidikan di Kabupaten Muara Enim ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain aspek keamanan,aspek kenyamanan, adanya pendampingan dari Tour Leader dan Local tour guide,pertimbangan untuk penyediaan Homestay dan rent a house, souvenir,publikasi untuk mengenalkan dan memasarkan atraksi, destinasi, souvenir, dan hal lain yang berhubungan dengan pariwisata.Sehingga kesemuanya perlu dimasukkan kedalam Roadmap pengembangan wisata pendidikan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas PUPR dan dinas lain yang berhubungan.
PENGUATAN BURSA INOVASI DESA (BID) : Strategi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Di Tingkat Lokal Marsono, Marsono
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v2i1.5

Abstract

Kebijakan membangun Indonesia dari Desa sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, tidak akan pernah menafikkan peran strategis inovasi sebagai motor penggerak pembangunan baik ditingkat lokal, regional maupun nasional. Dalam lima tahun pemerintah telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 257 triliun dan sebagian besar dipakai untuk pembangunan infrastruktur, lima tahun kedepan akan dinaikan menjadi Rp 400 triliun. Tidak hanya untuk infrastruktur tapi pemberdayaan manusia dan pemberdayaan ekonomi desa. Tantangan berat peningkatan ekonomi desa adalah kapasitas SDM perangkat Desa untuk dapat menggali dan mengoptimalkan potensi-potensi unggulannya untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan penguatan daya saing. Oleh karena itu agar potensi unggulan dapat dioptimalkan dan desa memiliki daya saing ekonomi yang baik, maka dibutuhkan program-program dan kegiatan inovatif dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan desa. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dibutuhkan komitmen dan ikhtiar yang tinggi dari seluruh stakeholder terkait, termasuk pemerintah pusat baik Kementerian maupun Lembaga serta Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Beberapa program pemerintah telah dilakukan sebagai upaya mempercepat kemandirian Pemerintah Desa baik dalam bentuk pemberian pedoman-pedoman, pelatihan maupun pendampingan terkait dengan penggalian ide-ide kreatif dan inovatif dalam mengoptimalkan potensi-potensi unggulan desa. Dalam konteks ini, sejak Tahun 2015 Lembaga Administrasi Negara telah melaksanakan pengembangan inovasi daerah melalui Program Laboratorium Inovasi (Lab Inovasi) dengan instrument 6 D, sedangkan dalam konteks pemerintahan desa, juga telah dilaksanakan program pengembangan inovasi desa melalui instrument Street Level Innovatian (SLI). Selanjutnya dalam perkembangannya Kementerian Desa dan PDTT sejak tahun 2017 telah menggulirkan program Bursa Inovasi Desa (BID), sebagai solusi bagi transformasi pembangunan desa yang lebih inovatif
KERAGAAN PENGUSAHAAN DAN PEMASARAN KOMODITAS HORTIKULTURA UNGGULAN DI KABUPATEN MUARA ENIM Mulyana, Andi
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v1i1.6

Abstract

Secara umum tujuan dari kajian ini dilakukan adalah untuk meninjau pengembangan ekonomi dari sisi pengembangan wisata pendidikan berbasis potensi lokal di Kabupaten Muara Enim. Sedangkan secara khusus tujuan kajian atau penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai data mengenai kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan tantangan dari daerah-daerah Muara Enim dalam pengembangan Wisata Pendidikan.Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, wawancara semi-struktur, Focus Group Discussion, dan observasi. Dengan menggunakan SWOT analysing method dan Theme and Coding diperoleh hasil analisis bahwa wisata pendidikan di Kabupaten Muara Enim ini sebenarnya sudah dimulai walaupun tanpa terorganisir dengan baik. Festival seni budaya yang melibatkan ribuan anak-anak itu merupakan salah satu bagian dari wisata pendidikan. Akan tetapi itu hanya sebagian kecil saja dari jenis wisata pendidikan seni budaya. Selain itu ada beberapa jenis wisata pendidikan yang dapat dilakukan di Kabupaten Muara Enim ini yaitu (1) Wisata Pendidikan Agro, Wisata Pendidikan Science/IPTEK, wisata yang berbasis pada pendidikan ilmu pengetahuan meliputi percobaan Fisika, Kimia, dan Biologi. (3) Wisata Pendidikan Seni Budaya dan Sejarah, mencakup dalam bidang seni, adat-istiadat, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kebudayaan.(4) Wisata Pendidikan Olahraga/Youth Sport Tourism, wisata edukasi yang berbasis kepada pendidikan olahraga.Dari hasil kajian jugPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara pengusahaan dan pemasaran komoditas hortikultura unggulan yang dilakukan di Muara Enim, dan memberikan rekomendasi atau pedoman pengusahaan dan pemasaran komoditas hortikultura unggulan yang ideal yang memenuhi persyaratan standar industri dan pasar. Dari hasil penelitian, teridentifikasi bahwa komoditas hortikultura unggulan pada kelompok buahan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan adalah duku, durian, nanas dan pisang.  Tanaman duku produksinya telah mencapai 300 Kg per pohon (2,5 ton per hektar), durian dengan produktifitas 5.570,36 ton per hektar, nanas dengan produktifitas sebesar 58,61 ton per hektar,  dan pisang dengan produktifitas menca[ai 25,07 ton per hektar.  Pada kelompok sayuran, teridentifikasi bahwa komoditi unggulannya melipui cabai dengan produktifitas 6,22 ton per hektar, tomat sebesar 11,05 Ton/Ha, terong sebesar 10,17 ton per hektar dan kacang panjang produktifitas rata-rata sebesar 3,63 ton per hektar. Pada bagian pemasaran dapat dideskrisikan bahwa saluran pemasaran yang terjadi masih tergolong panjang.  Pada komoditi duku, harga jual mencapai Rp 20.000 per kilogram.  Dalam pemasarannya umumnya pembeli biasanya langsung menemui petani.  Pada komoditi durian harga jual berada pada kisaran Rp 25.000 –Rp 30.000 per buah, denga area penjualan ke kota-kota seperti Muara Enim dan Palembang.  Untuk komodti nanas, harga jual rerata Rp 6.000 per buah, yang  dijual ke Palembang dan Jakarta. Kemudian, dijual ke berbagai saluran pemasaran cabai harga sebesar Rp 32.000 per kilogram.  Komoditi tomat, dijual dengan harga  Rp 6.000 – Rp 12.000 per kilogram, terong Rp 5.000 – Rp 6.000 per kilogram, dan kacang panjang Rp 5.000 – Rp 6.000 per kilogram. Penduduk Kabupaten Muara Enim yang berjumlah sekitar 600 ribu jiwa, 30% diantaranya berkecimpung dalam produksi tanaman sayuran dan buah-buahan,  maka jika dilakukan perbaikan dalam pengusahaan dan pemasaran komoditas ini,  artinya 30% penduduk Kabupaten Muara Enim dapat diperbaiki kesejahteraannya dari aspek pendapatan.ustrian, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas PUPR dan dinas lain yang berhubungan.
KAJIAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN KOMODITAS PERKEBUNAN (KOPI, KARET DAN SAWIT) KABUPATEN MUARA ENIM Zahri, Imron; Mulyana, Andi
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v1i1.7

Abstract

Kopi, karet, dan komoditas kelapa sawit banyak digunakan dan dikelola oleh masyarakat di Muara Enim, Sumatera Selatan. Hal ini terjadi karena ketiga komoditas ini merupakan komoditas utama dalam kehidupan sosial ekonomi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi pengolahan dan pemasaran komoditas kopi, karet dan kelapa sawit yang ada. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Muara Enim dengan menggunakan metode primer, yaitu melalui wawancara dan observasi serta metode kepustakaan yang diambil dari beberapa literatur pendukung penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah dalam kondisi yang ada, masalah dalam aspek pengolahan dan pemasaran produksi sebenarnya masih menjadi masalah global di semua wilayah penghasil ketiga komoditas perkebunan ini di Indonesia. Di Kabupaten Muara Enim, ada juga masalah lokal yang dihadapi oleh petani kopi, karet dan kelapa sawit, baik dalam pengolahan dan pemasaran. Peningkatan dan pengembangan pengolahan dan pemasaran komoditas perkebunan kopi, karet dan kelapa sawit adalah tugas Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan OPD terkait, sehingga ketiga komoditas ini bisa lebih baik.
KAJIAN STRATEGI PENGEMBANGAN BUMDes BERBASIS KEARIFAN LOKAL KABUPATEN MUARA ENIM Sobri, Kiagus Muhammad
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v1i1.8

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi yang dapat digunakan oleh  BUMDes untuk mengembangkan yang berkaitan langsung dengan kearifan lokal, hambatan – hambatan apa saja yang dihadapi dalam pengelolaan BUMDes sehingga dapat  menghasilkan strategi / model yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha BUMDes di Kabupaten Muara Enim. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Muara Enim dengan menggunakan metode kualitatif, sumber data prier yaitu melalui wawancara dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) dan observasi lapangan serta sumber data sekunder berupa kajian kepustakaan yang diambil dari beberapa literatur pendukung penelitian ini. Penelitian ini mengambil sampel di BUMDes  Darmo Kecamatan Lawang Kidul, BUMDes Tanjung Baru Kecamatan Lembak, BUMDes Lingga Kecamata Lawang Kidul, BUMDes Ujan Mas Lama Kecamatan Ujan Mas, BUMDes  Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil dari penelitian ini adalah design pengembangan BUMDes berbasis kearifan lokal yang akan dilakukan oleh OPD terkait di Kabupaten Muara Enim. Design pengembangan dalam penelitian ini meliputi  5 tahap yaitu: sumber daya manusia (human resources), Nilai Potensial ( Potencial Value),pengembangan (Development), Legal Support, Expand.
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA APARATUR Sobri, Kiagus Muhammad
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pendidikan dan pelatihan (diklat) terhadap kinerja pegawai pada Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim, mengetahui apakah pegawai sudah mampu mengaplikasikan ilmu atau teori yang diperoleh setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat), serta untuk mengetahui apakah faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja pegawai setelah mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta memberikan rekomendasi terkait dengan upaya peningkatan kinerja pegawai melalui Pendidikan dan Pelatihan (diklat) yang sesuai dengan criteria dan kebutuhan Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim sehingga dapat diperoleh pegawai yang berkualitas dan berdaya saing. Penelitian yang akan dilakukan bersifat ex post facto dengan pendekatan kuantitatif, yaitu semua informasi diwujudkan dalam bentuk angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, penampilan hasilnya dan analisisnya berdasarkan analisis statistik. Penelitian ini menguji hipotesis yang telah dilakukan  dengan cara mencari besarnya variable bebas terhadap variable terikat.Berdasarkan kedua penelitian yang relevan dan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai.
PERUBAHAN KARAKTER KEBUDAYAAN DAN ETOS PRODUKTIVITAS SOSIAL EKONOMI DITENGAH PROGRAM KEBIJAKAN PERTANIAN Humaedi, M. Alie
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v1i1.10

Abstract

Masyarakat Aceh dan sebagian besar wilayah bukit Barisan Sumatera yang berada di pedalaman seringkali tidak diperhatikan dalam berbagai kajian. Selain alasan keamanan, fenomena masyarakatnya dianggap tidak berkembang. Padahal, dalam banyak kasus, dinamika masyarakatnya cukup kuat terlihat. Karakter kebudayaan dalam etos dan produktivitas sosial ekonomi memiliki variasinya, terlebih saat dihadapkan dengan kebijakan dan program pemerintah ataupun pihak lain. Permasalahannya, bagaimana karakter kebudayaa masyarakat Sarah Raya saat diperhadapkan dengan lingkungan sekitarnya? Bagaimana pula dinamika etos produktivitas masyarakat dalam menyikapi kebijakan dan program terkait pertanian? Penelitian etnografis dengan wawancara mendalam dan partisipasi observasi menemukan adanya karakter kebudayaan terkait etos dan produktivitas masyarakat. Karakter ini terbentuk berdasar sentuhannya dengan lingkungan sekitar yang dipenuhi hutan belantara, sungai dan sawah. Pengetahuan dan etos pertanian diperoleh secara turun temurun. Keadaan ini mulai berubah ketika banyak LSM dan pemerintah pasca bencana mulai masuk dan melakukan kegiatan pemberdayaan. Etos ketergantungan sangat terlihat jelas dan menggantikan etos kemandirian yang ada sebelumnya.