Pembelajaran Ilmu Sosial memainkan peran penting dalam mengembangkan pemahaman siswa terhadap fenomena sosial; namun, hasil belajar masih belum optimal karena penggunaan metode pengajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran campuran terhadap hasil belajar Ilmu Sosial siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Blora. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental berdesain kelompok kontrol tidak setara, yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t sampel independen, dan gain score dengan bantuan perangkat lunak Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol; (2) kelompok eksperimen mencapai nilai rata-rata posttest yang lebih tinggi daripada kelompok kontrol; (3) skor gain kelompok eksperimen berada pada kategori sedang, sedangkan kelompok kontrol berada pada kategori rendah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran campuran efektif dalam meningkatkan hasil belajar Ilmu Sosial siswa.
Copyrights © 2026