Pemanfaatan bahan alam sebagai bahan aktif kosmetik semakin berkembang seiring meningkatnya tuntutan akan produk yang aman, efektif, dan berkelanjutan. Salah satu bahan alam yang banyak diteliti adalah ekstrak green tea (Camellia sinensis), yang mengandung senyawa bioaktif utama berupa polifenol dan katekin, khususnya epigallocatechin gallate (EGCG), dengan aktivitas biologis yang cukup. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara kritis pemanfaatan ekstrak green tea dalam sediaan kosmetik dengan menitikberatkan pada mekanisme kerja, stabilitas formulasi, dan efektivitasnya berdasarkan bukti ilmiah yang tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang diperoleh melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan DOAJ. Total didapatkan 16 artikel yang menjadi artikel utama yang menjadi pembahasan dalam penelitian ini. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan relevansi topik, kejelasan metodologi, serta keterkaitan dengan aplikasi kosmetik topikal. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak green tea memiliki mekanisme kerja utama sebagai antioksidan dan agen fotoprotektif yang berperan dalam menurunkan stres oksidatif, menghambat kerusakan sel kulit akibat radikal bebas, serta mendukung pencegahan penuaan dini. Dari aspek formulasi, ekstrak green tea banyak diaplikasikan dalam sediaan krim, gel, masker, dan tabir surya dengan karakteristik stabilitas fisik yang baik pada rentang pH fisiologis kulit. Efektivitas sediaan umumnya dipengaruhi oleh konsentrasi ekstrak, jenis basis, dan sistem penghantaran yang digunakan. Namun, sebagian besar penelitian masih terbatas pada uji in vitro dan evaluasi stabilitas sediaan.
Copyrights © 2026