Mutu pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Ungaran Timur masih belum mencapai tingkat optimal dan belum merata, yang ditunjukkan oleh adanya kesenjangan capaian antar sekolah serta rendahnya penerapan perilaku organisasi, kompetensi kepribadian, dan kemampuan adaptasi guru dalam menunjang efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku organisasi, kompetensi kepribadian, dan adaptasi guru terhadap mutu pembelajaran baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi berjumlah 235 guru, dengan sampel 148 guru yang ditentukan melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik analisis data dengan analisis data diskriptif, uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linieritas dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perilaku organisasi berpengaruh terhadap mutu pembelajaran sebesar 50,9%, 2) kompetensi kepribadian berpengaruh terhadap mutu pembelajaran sebesar 36,1%, 3) perilaku organisasi dan kompetensi kepribadian memberikan kontribusi sebesar 69% terhadap mutu pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan mutu pembelajaran memerlukan dukungan dari perilaku organisasi dan kepribadian guru yang kuat terhadap perubahan pendidikan, termasuk implementasi kurikulum mendalam.
Copyrights © 2026