Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk merespons permasalahan lingkungan di sekitar sekolah serta kebutuhan peningkatan pemahaman dan kepedulian warga sekolah terhadap isu ekologis. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan konsep ekoliterasi kepada guru dan siswa melalui media digital berbentuk microlearning yang disajikan secara ringkas, visual, dan mudah dipahami. Metode kegiatan meliputi observasi kondisi lingkungan sekolah, koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi ekoliterasi, pengenalan contoh microlearning, serta pendampingan awal dalam pemanfaatannya pada diskusi kelas. Kegiatan diikuti oleh 68 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi mudah dipahami dan mampu menambah wawasan baru terkait ekoliterasi. Lebih dari 80% peserta juga melaporkan peningkatan motivasi untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan, menandakan adanya perubahan positif tidak hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga sikap dan niat perilaku. Selain itu, penggunaan pendekatan microlearning terbukti relevan dan diterima di konteks SMK, terlihat dari tingginya penilaian terhadap materi yang menarik, mudah diakses, dan penjelasan narasumber yang jelas. Pendampingan juga memunculkan embrio komunitas belajar kecil yang peduli ekoliterasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran singkat efektif sebagai pemantik kesadaran ekologis dan mampu meningkatkan keterlibatan guru serta siswa dalam isu lingkungan.
Copyrights © 2025