Penelitian ini membahas penilaian risiko pada pekerjaan pemeliharaan gardu listrik di PT PLN Nusa Daya Balikpapan. Gardu listrik merupakan komponen vital dalam distribusi energi listrik yang memerlukan pemeliharaan rutin untuk menjamin keandalan dan keselamatan pasokan listrik kepada konsumen. Namun, dalam proses pemeliharaan terdapat berbagai potensi bahaya, baik yang bersifat teknis, lingkungan, maupun faktor manusia, yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar risiko berada pada kategori sedang hingga tinggi, sehingga diperlukan penerapan pengendalian administratif, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai, serta penerapan prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) secara konsisten. Dengan adanya penilaian risiko ini, diharapkan dapat meminimalkan kecelakaan kerja dan meningkatkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada kegiatan pemeliharaan gardu listrik.
Copyrights © 2025