Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penelitian pragmatik yang menelaah drama radio sebagai media komunikasi berbasis audio tanpa dukungan visual, khususnya produksi Lembaga Penyiaran Publik Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tindak tutur ilokusi dalam dialog drama radio “Kampung Guyub” RRI Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan dalam empat seri drama radio “Kampung Guyub”. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima bentuk tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif digunakan untuk mengeluh dan memberitahu, direktif untuk meminta dan menasihati, komisif untuk berjanji dan menolak, ekspresif untuk mengungkapkan terima kasih dan permintaan maaf, serta deklaratif untuk menjatuhkan hukuman atau memberikan peringatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi tidak hanya berfungsi sebagai sarana antartokoh, tetapi juga merepresentasikan realitas sosial, nilai moral, serta dinamika kehidupan masyarakat yang disampaikan melalui media audio. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian pragmatik, khusunya mengenai tindak tutur ilokusi dalam dunia penyiaran radio.
Copyrights © 2025