Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kegiatan Bercerita Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Jenderal Soedirman Vera Krisnawati; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo; Sudaryanto, Memet
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): Maret 2023
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v1i3.67

Abstract

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman nilai-nilai karakter Jenderal Soedirman kepada siswa SD Negeri 4 Teluk. Setiap pertemuan tim pengabdian memberikan materi kepada siswa dengan melibatkan siswa di dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah dibekali nilai-nilai karakter Jenderal Soedirman. Siswa dapat mengetahui cara implementasi nilai-nilai karakter Jenderal Soedirman dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter Jenderal Soedirman ini dilaksanakan secara bertahap, yaitu adanya pembelajaran, keteladanan, dan penguatan. Pembelajaran dilakukan dengan memberikan materi terkait dengan nilai-nilai karakter. Keteladanan dilakukan dengan memberikan contoh konkret pahlawana yang dapat diteladani nilai-nilai karakternya. Selanjutrnya, penguatan dilakukan dengan memberikan penugasan merangkum video atau buku cerita Jenderal Soedirman. Kata Kunci: pemahaman; nilai-nilai karakter; Jenderal Soedirman
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Memimpin Perencanaan Kelas Melalui Penugasan Terstruktur Sudaryanto, Memet; Krisnawati, Vera; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): Maret 2023
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v1i3.68

Abstract

Pada kurikulum merdeka, peran guru memiliki tujuan sentral jika dilihat dari perencanaan kelas sampai pada penilaian. Pada tingkat PAUD, guru dituntut mampu menggiring kelas untuk mengikuti celoteh siswa sehingga anak dapat menemukan pengalaman belajar yang menyenangkan dan sesuai kebutuhannya. Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui teknik coaching dan penugasan pada guru dengan karakteristik tertentu yang telah ditunjuk di TK Pertiwi 25.10 Debong Tengah Kota Tegal. Pelaksnaan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada saat project management office (PMO) yakni pada bulan Januari dan Maret 2023. Guna memperoleh kredibilitas data maka hasil penugasan dan coaching dikonfirmasi melalui observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan perencanaan dalam menentukan modul ajar yang digunakan di kelas. Selain itu, terjadi peningkatan komunikasi antarguru dalam interaksi belajar mengajar guna menyamakan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan solusi alternatif perangkat pembelajaran yang dibutuhkan oleh guru. Setiap proses pembelajaran yang didesain oleh guru adalah hasil diskusi antarguru yang dilaporkan kepada kepala sekolah.
Language Production in a Parkinson's Disease Patient in Banjarnegara: A Psycholinguistic Analysis Nurharyani, Octaria Putri; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo; Marahayu, Nila Mega
Jurnal Lingua Idea Vol 16 No 1 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2025.16.1.13751

Abstract

Parkinson's Disease (PD) is a condition caused by damage to the nervous system, which impacts speech functions and is marked by slow movement and speech (bradykinesia). This condition relates to the brain's ability to process speech functions and linguistic information. Parkinson's affects both motor and cognitive abilities, which are integral to speech production and linguistic processing. The research was conducted in Banjarnegara on a 70-year-old patient suffering from Parkinson's Disease. This study employs a qualitative descriptive method, followed by field observations and interviews using audiovisual recording and note-taking techniques. The aim is to analyze the language production produced by a Parkinson's patient as an initial step to identify what language disorders appear. So it is hoped that the results of this identification can be used to follow up on what stage of speech therapy should be given. The data is in the form of language production, consisting of speech in the form of words and sentences. The results of the study found that a Parkinson's patient experienced a decrease in cognitive abilities, which was indicated by difficulty in producing speech when answering questions. Patients try to remember by repeating the words "what is that", "anu", "what is it" at the beginning and in the middle of each utterance. In addition, the speech is not perfectly structured in its syntax, so it requires careful attention to what is conveyed. For example, "So if I think it’s stiff, my legs feel tight, my hands trembled too. So I can't, I can't think anymore. Maybe it's the brain's nerves, yes, it's the brain's nerves". The results of the study showed that language production in a Parkinson's patient experienced a decrease in cognitive ability in the process of uttering words and sentences. However, there has been no decrease in pronunciation in the form of phonological phonemes.
Pelatihan Pembuatan Tas Ecoprint dan Sabun Kertas sebagai Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Yulianti, Uki Hares; Yulianita, Nadia Gitya; Sholikhati, Nur Indah; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2024): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v1i2.1225

Abstract

: Salah satu yang khas dari kurikulum merdeka belajar adanya kegiatan berbasis proyek yang disebut juga dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pelaksanaan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di jenjang SD belum sepenuhnya disesuaikan dengan tema yang sudah ditentukan oleh pada kurikulum merdeka. Sekolah masih kebingungan untuk proyek yang didesain agar siswa dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Kurangnya proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang disesuikan dengan tema yang sudah ditentukan oleh kemendikbud terutama yang berhubungan dengan lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan proyek yang dilakukan anak SD berhubungan dengan lingkungan yaitu pembuatan sabun kertas. Diharapkan para siswa dapat belajar mengembangkan kreativitas dalam pembuatan sabun kertas secara mandiri yang bisa digunakan sebagai gaya hidup sehat dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pelajar Pancasila dalam proses pelaksanaan proyek pembuatan ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Ceramah dan diskusi dilakukan untuk memaparkan materi mengenai proyek pembuatan sabun kertas. Pelatihan siswa SD untuk pembuatan sabun kertas dan pendampingan guru dalam menyusun rancangan proyek penguatan profil pelajar pancasila yang sesuai dengan tema jenjang SD. Hasil dari kegiatan ini siswa dapat melaksanakan proyek yang mengimplementasikan nilai-nilai profil pelajar pancasila dan guru juga menhasilkan rancangan proyek penguatan profil pelajar pancasila. Luaran dari pengabdian ini tentunya menghasilkan artikel yang di seminarkan di seminar nasional LPPM dan juga produk yang dihasilkan oleh siswa dan guru selama pelatihan.
IDEOLOGI DALAM STRUKTUR BAHASA: ANALISIS LINGUISTIK MODEL NORMAN FAIRCLOUGH PADA DEBAT KEABSAHAN IJAZAH JOKO WIDODO Putri, Hesti Amelia; Yulianti, Uki Hares; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 8 No 2 (2025): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v8i2.3858

Abstract

The public debate over the legitimacy of Joko Widodo's diploma involves not only legal debates but also ideological content and linguistic strategies that reflect power relations in Indonesian politics. This study uses Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) approach to examine the micro-dimensions of language, specifically the aspects of cohesion, transitivity, modality, diction, and metaphor used in the debate. A descriptive qualitative method was applied with a focus on one episode of the debate on the iNews YouTube channel, using listening techniques and verbatim transcription. The results reveal that these five micro-linguistic aspects work synergistically in representing and reproducing ideologies that strengthen the position and dominance of power in political discourse. These findings provide a new contribution to the development of CDA, especially in the micro-level of Indonesian politics and emphasize the role of language as a tool of ideological struggle in public debate. The limited focus on one episode and micro-dimension is a limitation of this research, opening up opportunities for further study with a broader context and integration of macro-dimensions. The implications of this research are important for a critical understanding of language use in politics and social communication.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM DRAMA AUDITIF RADIO REPUBLIK INDONESIA PURWOKERTO KAJIAN PRAGMATIK Saputra, Kevin Julian; Yulianti, Uki Hares; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1146

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penelitian pragmatik yang menelaah drama radio sebagai media komunikasi berbasis audio tanpa dukungan visual, khususnya produksi Lembaga Penyiaran Publik Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tindak tutur ilokusi dalam dialog drama radio “Kampung Guyub” RRI Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan dalam empat seri drama radio “Kampung Guyub”. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima bentuk tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif digunakan untuk mengeluh dan memberitahu, direktif untuk meminta dan menasihati, komisif untuk berjanji dan menolak, ekspresif untuk mengungkapkan terima kasih dan permintaan maaf, serta deklaratif untuk menjatuhkan hukuman atau memberikan peringatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi tidak hanya berfungsi sebagai sarana antartokoh, tetapi juga merepresentasikan realitas sosial, nilai moral, serta dinamika kehidupan masyarakat yang disampaikan melalui media audio. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian pragmatik, khusunya mengenai tindak tutur ilokusi dalam dunia penyiaran radio.
ANALISIS KEBUTUHAN MODUL KONTEKSTUAL BERMUATAN NILAI KARAKTER KELAS XI AKL SMK DI PURWOKERTO Prasetya, Irvan Azis; Melasarianti, Lalita; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1176

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kebutuhan peserta didik dan pendidik pada pembelajaran teks prosedur kelas XI AKL SMK di Purwokerto. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui tahap analisis model ADDIE dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Hasil angket menunjukkan bahwa 99,4% peserta didik menilai modul penting dan memudahkan pembelajaran, 94,2% membutuhkan materi yang kontekstual, serta 98,1% menyetujui integrasi nilai karakter dalam pembelajaran. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan saat ini belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan peserta didik sesuai kejuruan maupun penguatan nilai karakter. Data penelitian menegaskan bahwa pembelajaran teks prosedur memerlukan bahan ajar yang relevan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik SMK. Simpulan penelitian ini menyatakan perlunya pengembangan modul kontekstual bermuatan karakter sebagai alternatif bahan ajar untuk meningkatkan efektivitas dan kebermaknaan pembelajaran sesuai yang dibutuhkan dunia kerja.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MENULIS TEKS BERITA KELAS XI SMA Windiastuti, Mahartika Nilam; Melasarianti, Lalita; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1184

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembelajaran menulis teks berita di kelas XI SMA yang masih menghadapi kendala, khususnya rendahnya keterampilan peserta didik dalam menulis dan penggunaan media pembelajaran yang belum optimal. Media yang digunakan oleh guru cenderung bersifat konvensional atau digital sederhana sehingga pembelajaran kurang menarik dan tidak mendorong keaktifan peserta didik. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Padlet pada materi menulis teks berita kelas XI SMA Negeri 3 Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap Analyze (analisis). Subjek penelitian meliputi 3 guru Bahasa Indonesia dan 288 peserta didik kelas XI. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% guru dan 65,6% peserta didik mengalami kesulitan dalam menulis teks berita. Selain itu, 89,9% peserta didik menilai pembelajaran akan lebih menarik dengan menggunakan media interaktif dan 95,1% membutuhkan media pembelajaran yang mendukung kolaborasi daring. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Padlet dinilai sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis teks berita.