Nomina deverbal sebagai hasil proses afiksasi memiliki peran penting dalam pembentukan makna gramatikal dan penyampaian gagasan dalam bahasa Indonesia. Dalam buku Bicara itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang, penggunaan nomina deverbal mencerminkan realisasi afiksasi dalam konteks wacana nonfiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk serta makna afiks pembentuk nomina deverbal dalam buku Bicara itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode padan intralingual. Data dikumpulkan melalui metode simak bebas libat cakap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prefiks {pe-}, {peN-}, {pen-}, dan {peng-} merupakan afiks paling produktif dan umumnya membentuk nomina bermakna ‘pelaku’ atau ‘profesi’. Prefiks {per-} muncul dalam jumlah terbatas dan membentuk nomina yang berkaitan dengan ‘tindakan’. Sufiks {-an} produktif membentuk nomina bermakna ‘hasil, cara, tempat, atau bentuk abstrak’, sedangkan konfiks {per-/-an}, {pe-/-an}, dan {pel-/-an} membentuk nomina yang menyatakan ‘hal, proses, atau hasil’. Secara keseluruhan, afiks-afiks tersebut membentuk pola pembentukan nomina deverbal dan menunjukkan variasi makna sesuai konteks penggunaannya, sehingga memperjelas fungsi afiksasi dalam pembentukan makna pada teks nonfiksi.
Copyrights © 2025