Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The effectiveness of project-based learning models in teaching short story writing Martha, Nia Ulfa; Wijayawati, Dyah; Pri Andini, Novita
BAHASTRA Vol. 44 No. 2 (2024): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v44i2.991

Abstract

Short story writing instruction in the Indonesian Language Education Study Program at the Faculty of Humanities, Unsoed, aims to help students develop ideas through writing and improve vocabulary mastery. However, students often struggle to generate ideas independently and frequently rely on content from other sources. Additionally, many students have limited vocabulary, which affects their confidence in their writing. The project-based learning model has proven effective when applied to various learning activities. Therefore, this study seeks to examine the effectiveness of project-based learning in short story writing instruction within the Indonesian Language Education Study Program at the Faculty of Humanities, Unsoed. The study employs a quasi-experimental one-group pre-test post-test design, with third-semester students from the program as the population. The third-semester students involved in the study totaled 24. Measurements were taken with a pre-test conducted before the intervention and a post-test after the intervention. The results showed an average pre-test score of 68.25 for short story writing. The average post-test score, after applying the project-based learning model, was 80.33. This represents an increase of 12.08 points following the use of the project-based learning model for short story writing. The use of this model was effective, as the average score improved after the intervention.
The Structure of News Texts on the School Zoning System: A Study of Kompas.com Pramesthi, Naila Abyantika; Wijayawati, Dyah; Krisnawati, Vera
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 1 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i1.7074

Abstract

This study is motivated by a suspicion of an imbalance in reporting a particular event. The purpose is to describe the text structure, based on Van Dijk’s model, as used by Kompas.com in the coverage of its school zoning system. This research uses a qualitative approach. The data consist of news articles from Kompas.com on the school zoning system that meet Van Dijk’s analytical criteria. Data are collected through observation, using non-participant observation (SBLC) and note-taking. The text is divided into microstructure, superstructure, and macrostructure, each with several elements. The results show 23 data points in the text structure: 2 macrostructure, 10 superstructure, and 11 microstructure points. The microstructure is the most dominant element. In the microstructure, coherence is most often observed. Kompas frequently emphasizes coherence to ensure unity of meaning and effective message delivery.
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF PADA LIRIK LAGU ALBUM HITAM PUTIH KARYA FEBY PUTRI (KAJIAN SEMANTIK) Ramdani, Rahma; Wijayawati, Dyah; Krisnawati, Vera
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1171

Abstract

Lagu merupakan salah satu media penyampaian pesan karena liriknya dapat membangkitkan serta memengaruhi emosional pendengar. Oleh karena itu, makna dalam lirik lagu menjadi aspek penting untuk dikaji melalui pendekatan semantik, khususnya makna denotatif dan konotatif. Namun, kajian yang secara khusus membahas kedua makna tersebut pada lirik lagu, terutama karya musik kontemporer Indonesia masih terbatas, termasuk pada album Hitam Putih karya Feby Putri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu album Hitam Putih karya Feby Putri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data terdapat tiga lagu, yaitu Dunia, Semoga Ada Waktu Luang, dan Tangan-tangan Ucap Perpisahan sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat bermakna denotatif dan konotatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode simak dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis interaktif Miles dan Huberman sedangkan keabsahan datanya diuji melalui triangulasi teori berdasarkan Chaer (2013) dan teori pendukung lainnya. Hasil penelitian menemukan 19 data yang terdiri atas 5 makna denotatif dan 14 makna konotatif. Temuan tersebut menunjukkan dominasi makna konotatif. Makna denotatif merujuk pada tindakan atau keadaan konkret, sedangkan makna konotatif mengandung nilai rasa, baik positif maupun negatif, seperti kesedihan, kegelisahan, harapan, optimisme, keteguhan, dan penguatan diri.
NOMINA DEVERBAL DALAM BUKU "BICARA ITU ADA SENINYA" KARYA OH SU HYANG Indriyani, Nani; Wijayawati, Dyah; Krisnawati, Vera
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1174

Abstract

Nomina deverbal sebagai hasil proses afiksasi memiliki peran penting dalam pembentukan makna gramatikal dan penyampaian gagasan dalam bahasa Indonesia. Dalam buku Bicara itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang, penggunaan nomina deverbal mencerminkan realisasi afiksasi dalam konteks wacana nonfiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk serta makna afiks pembentuk nomina deverbal dalam buku Bicara itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode padan intralingual. Data dikumpulkan melalui metode simak bebas libat cakap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prefiks {pe-}, {peN-}, {pen-}, dan {peng-} merupakan afiks paling produktif dan umumnya membentuk nomina bermakna ‘pelaku’ atau ‘profesi’. Prefiks {per-} muncul dalam jumlah terbatas dan membentuk nomina yang berkaitan dengan ‘tindakan’. Sufiks {-an} produktif membentuk nomina bermakna ‘hasil, cara, tempat, atau bentuk abstrak’, sedangkan konfiks {per-/-an}, {pe-/-an}, dan {pel-/-an} membentuk nomina yang menyatakan ‘hal, proses, atau hasil’. Secara keseluruhan, afiks-afiks tersebut membentuk pola pembentukan nomina deverbal dan menunjukkan variasi makna sesuai konteks penggunaannya, sehingga memperjelas fungsi afiksasi dalam pembentukan makna pada teks nonfiksi.