Penelitian ini berfokus pada pengkajian efektivitas implementasi lingkungan belajar virtual museum terhadap peningkatan pemahaman konsep seni budaya pada pebelajar SMP. Metodologis penelitian didasarkan pada pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain faktorial 2x2. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Merujuk interpretasi data mengindikasikan keunggulan nilai Mean pada kelompok eksperimen. Riset menyatakan penggunaan virtual museum secara statistic signifikan meningkatkan pemahaman konsep seni budaya pebelajar dibandingkan dengan metode tanpa menggunakan virtual museum. Signifikansi statistic menunjukkan kurang dari 5% (0,017) sehingga hasil temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan virtual museum dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada hasil belajar pebelajar pada kelas eksperimen. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya inovasi dalam pembelajaran seni budaya dengan memanfaatkan teknologi. Virtual museum dapat menjadi opsi media pembelajaran yang menyenangkan dan optimal guna meningkatkan pemahaman pebelajar terhadap konsep-konsep seni budaya.
Copyrights © 2025