Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis Teori Belajar Sosial Bandura dalam meningkatkan penalaran kritis siswa. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bagaimana proses modeling (atensi, retensi, reproduksi) dan efikasi diri dapat menstimulasi kemampuan analisis, evaluasi, dan sintesis siswa pada materi "Gaya di Sekitar Kita". Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi perilaku sosial, tes tertulis berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teori Bandura dalam Deep Learning secara signifikan meningkatkan profil penalaran kritis siswa. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata skor total siswa yang mencapai 14,35 dari 16,00 (Kategori Sangat Baik). Temuan kunci menunjukkan bahwa indikator Sintesis mencapai skor tertinggi (3,85), yang mengindikasikan siswa mampu merumuskan solusi kreatif atas permasalahan fisik secara mandiri. Selain itu, proses modeling terbukti memperkuat aspek Evaluasi (3,55), di mana siswa mampu menilai efektivitas strategi pemecahan masalah melalui pengamatan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan belajar yang kolaboratif dan menantang secara fisik efektif dalam membangun fondasi berpikir kritis yang mendalam melalui penguatan keyakinan diri siswa.
Copyrights © 2026