Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya adaptasi teknologi digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempertahankan daya saing di era ekonomi digital. Toko Prana Collection, sebagai mitra pengabdian, menghadapi beberapa kendala operasional seperti sistem transaksi yang masih sepenuhnya berbasis tunai, ketiadaan label informasi produk yang menyebabkan inefisiensi pelayanan, serta jangkauan promosi yang terbatas pada pelanggan lokal. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi digital karyawan dan profesionalisme manajemen operasional melalui tiga program kerja utama: digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS, standarisasi produk melalui pelabelan, dan akselerasi promosi melalui platform media sosial serta marketplace. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta pendampingan teknis secara langsung (On-the-Job Training) kepada staf toko. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan literasi digital karyawan dalam pengelolaan transaksi non-tunai yang lebih transparan dan efisien. Selain itu, implementasi label pada produk dan kemasan paperbag berhasil menciptakan sistem pelayanan mandiri (self-service) yang meningkatkan kenyamanan konsumen. Penguatan eksistensi di media sosial dan marketplace juga berhasil memperluas visibilitas produk hingga ke luar wilayah Denpasar. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa integrasi teknologi digital dan standarisasi identitas produk secara signifikan mampu meningkatkan efisiensi operasional, citra profesional, dan kinerja bisnis Toko Prana Collection secara berkelanjutan
Copyrights © 2026