Degradasi moral di era globalisasi menjadi permasalahan serius yang dihadapi oleh pendidikan Islam dewasa ini. Tentu permasalahan ini mengindikasikan pentingnya pendidikan akhlak sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Islam berbasis akhlak menggunakan pemikiran Ibnu Miskawaih dengan pendekatan filsafat moral dan mencoba untuk melihat relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis karya fenomenal dari Ibnu Miskawaih yaitu Tahdzib al-Akhlak, serta literatur yang relevan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep dari pendidikan akhlak perspektif Ibnu Miskawaih menekankan pada pembentukan karakter melalui keseimbangan tiga kekuatan jiwa yaitu al-quwwah al-nathiqah, al-quwwah al-syahwiyyah dan al-quwwah al-ghadbiyyah. Relevansi pemikiran Ibnu Miskawaih terlihat dalam implementasi nilai-nilai akhlak ke dalam kurikulum pendidikan Islam dan metode pembelajaran berbasis pengalaman serta refleksi. Dengan pendekatan holistik ini, pendidikan Islam dapat menjawab tantangan globalisasi sekaligus membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
Copyrights © 2025