Teknologi navigasi penerbangan, khususnya VHF Omnidirectional Range (VOR), memegang peran krusial dalam operasi bandara. Namun, pelatihan konvensional untuk memahami sistem VOR seringkali terbatas pada teori dan alat fisik yang mahal, sehingga menyulitkan petugas bandara, seperti Air Traffic Controller (ATC) dan ground handling, dalam memvisualisasikan prinsip kerjanya. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dengan memanfaatkan Augmented Reality (AR) sebagai media simulasi interaktif sistem VOR guna meningkatkan kompetensi petugas bandara. Metode yang digunakan meliputi pengembangan aplikasi AR berbasis smartphone yang dapat menampilkan visualisasi 3D sinyal VOR, radial, dan hubungannya dengan pesawat udara. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar imersif, memungkinkan pengguna berinteraksi dengan simulasi VOR dalam lingkungan virtual yang realistis. Pelatihan dilakukan terhadap sekelompok petugas bandara untuk menguji efektivitas aplikasi dalam meningkatkan pemahaman konsep navigasi VOR. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta kuesioner respons pengguna. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan simulasi AR-VOR mampu meningkatkan pemahaman peserta sebesar 30% lebih tinggi dibandingkan metode tradisional. Selain itu, 85% peserta menyatakan bahwa AR membuat pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami. Simulasi ini juga mengurangi ketergantungan pada peralatan fisik, sehingga lebih efisien dari segi biaya dan waktu. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya mendukung pelatihan yang lebih efektif tetapi juga membuka peluang pengembangan teknologi serupa untuk sistem navigasi lainnya.
Copyrights © 2025