Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi yang paling umum terjadi, terutama pada wanita, dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pielonefritis serta resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan gambaran bakteri penyebab ISK di RSUD Tarakan Jakarta tahun 2024. Penelitian dilakukan secara retrospektif terhadap data rekam medis, dimana mayoritas sampel adalah pasien perempuan pada kelompok usia dewasa dan lansia. Hasil penelitian menunjukkan Escherichia coli sebagai patogen tersering (20,8%), diikuti Klebsiella pneumoniae (16,2%) dan Enterococcus faecalis (10%), serta sebagian besar isolat menunjukkan pola multidrug resistant (MDR) sebesar 73,1%. Resistensi tertinggi ditemukan pada golongan ampicillin, cefotaxime, dan ciprofloxacin, levofloxacin dengan nitrofurantoin dan tetrasiklin masih efektif. Temuan ini menegaskan perlunya surveilans resistensi berkelanjutan dan pembaruan pedoman terapi empiris untuk meningkatkan efektivitas pengobatan ISK serta menekan tren peningkatan MDR di rumah sakit rujukan.
Copyrights © 2026