Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta kontribusinya dalam membentuk karakter Pancawaluya siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 15 Garut pada tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPM), hasil refleksi siswa, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning dilakukan melalui strategi pembelajaran aktif, reflektif, dan kolaboratif yang menciptakan suasana joyful learning, mindful learning, dan meaningful learning. Pembelajaran tersebut mendorong keterlibatan siswa secara kognitif, afektif, dan sosial, sehingga nilai-nilai keislaman dapat dipahami dan diinternalisasikan secara lebih mendalam. Implementasi pembelajaran ini berkontribusi terhadap pembentukan karakter Pancawaluya yang meliputi cageur (disiplin dan tanggung jawab), bageur (kepedulian dan kerja sama), bener (kejujuran dan pengamalan nilai kebaikan), pinter (pemahaman yang mendalam), dan singer (keberanian serta kepercayaan diri). Peran guru sebagai fasilitator yang sabar, humanis, dan reflektif menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa deep learning efektif diterapkan dalam pembelajaran PAI sebagai pendekatan strategis untuk membentuk karakter siswa secara holistik.
Copyrights © 2026