Tantangan global seperti pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, konflik, dan pandemi telah memperburuk kerentanan pangan, hal ini membuat negara-negara berkembang menjadikan swasembada beras dan kebijakan beras murah sebagai salah satu tujuan kebijakan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh peran penyuluh dan persepsi petani terhadap partisipasi pada program sekolah lapang uji pemupukan. Penentuan lokasi penyuluhan secara purposive atau sengaja dan sampel yang digunakan dalam kajian adalah sampel jenuh (sensus), dimana seluruh populasi sebanyak 50 peserta dijadikan sampel. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dimana data dianalisis menggunakan analsisis regresi linier berganda. Variabel yang digunakan terdiri dari variabel tetap partisipasi (Y), variabel bebas berupa peran penyuluh pertanian (X1) dan persepsi petani (X2). Teknik analisis yang digunakan berupa uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian berpengaruh signifikan, sedangkan persepsi petani tidak berpengaruh signifikan terhadap partisipasi petani.
Copyrights © 2025