Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pendidikan alternatif untuk pemuda/karang taruna desa. Penelitian menggunakan metode kualitatif, mengambil dua kelompok pemuda/karang taruna yang telah mengikuti pelatihan keterampilan teknologi (kriya logam). Informan terdiri dari tokoh pemuda dan ketua RW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pembelajaran alternatif adalah metode pendidikan orang dewasa atau andragogy. Proses pembelajaran dimulai dengan sharing pembelajaran, refleksi pengalaman hidup dan metode role play. Hasilnya 64% peserta pelatihan mengalami peningkatan keterampilan teknologi (kriya logam).
Copyrights © 2014