The global economic development framework has shifted towards Economic Sustainable Development (ESD) by promoting the use of new and renewable energy sources that are environmentally friendly. On the other hand, the lack of energy and environmental literacy among the public, including educators and students, has led to inefficient energy consumption and further environmental degradation. Thus, improving public literacy on energy and the environment is essential. The education sector, including higher education, plays a vital and strategic role in enhancing energy and environmental literacy. However, current curricula still lack sufficient content oriented toward improving this literacy. One effort that higher education institutions can undertake is to prepare prospective teachers with strong energy literacy and improve in-service teachers' energy literacy. Through this activity, teachers were provided training to enhance their energy and environmental literacy and to integrate this content into their teaching. The training was conducted offline at SMKN 1 Pangandaran and attended by 50 science and vocational subject teachers. Four speakers delivered materials on energy literacy and its application in accordance with each teacher’s area of expertise. As a result of the training, 70.1 percent of the teachers could integrate energy literacy into their lesson plans. Abstrak Framework pembangunan ekonomi dunia sudah berubah menjadi berbasis ESD (economic sustainable development) melalui pemilihan sumber energi baru dan terbarukan yang tidak merusak lingkungan. Disisi lain, kurangnya literasi energi dan lingkungan masyarakat termasuk para pendidik dan pelajar menyebabkan konsumsi energi yang tidak efisien dan kerusakan lingkungan. Untuk itu peningkatan literasi energi dan lingkungan masyarakat sangat penting dilakukan. Dunia pendidikan, termasuk pendidikan tinggi berperan penting dan strategis dalam meningkatkan literasi energi dan lingkungan masyarakat. Namun kurikulum yang berjalan masih minim memuat pembelajaran yang berorientasi peningkatan literasi energi dan lingkungan. Upaya yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi adalah menyiapkan calon guru yang memiliki literasi energi dan meningkatkan literasi energi para guru dalam jabatan. Melalui kegiatan ini dilakukan pelatihan kepada guru agar memiliki literasi energi dan lingkungan yang lebih baik serta dapat mengintegrasikan konten literasi energi dan lingkungan ke dalam pembelajaran. Kegiatan pelatihan dilakukan secara luring di SMKN 1 Pangandaran yang dihadiri oleh 50 guru IPAS dan Produktif. Terdapat 4 narasumber yang memberikan materi terkait literasi energi hingga penerapan literasi energi sesuai bidang keahlian yang diampu oleh masing-masing guru. Hasil dari kegiatan pelatihan ini, guru mampu mengintegrasikan literasi energinya kedalam rancangan pembelajaran yang dipresentasikan sebesar 70,1 persen. Kata Kunci: energi baru terbarukan; ESD.X; guru SMK; literasi energi
Copyrights © 2024