Penelitian ini bertujuan menumbuhkan keaktifan dan kreativitas siswa dengan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran matematika pada materi perkalian. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SDN 04 Balangnipa yang beralamat di JL. HOS. Cokroaminoto, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, Sulawesi Selatan. Semua data yang telah didapat kemudian diolah melalui tiga tahap analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan pada penelitian ini bahwa strategi pembelajaran ramah lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran ini dapat membuat situasi kelas menjadi hidup karena media ini sangat menarik minat dan perhatian siswa terutama jika siswa dilibatkan langsung untuk berkreasi dan membuat media pembelajaran itu sendiri sehingga siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Adapun tantangan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran pada pembelajaran matematika berupa keterbatasan waktu dan keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini memiliki implikasi secara teoretis dan praktis. Secara teoretis siswa membangun pemahaman mereka sendiri melalui pengalaman langsung dengan objek nyata. Adapun implikasi secara praktis yakni strategi ini mengubah peran guru dari sekadar pemberi materi menjadi fasilitator kreativitas.
Copyrights © 2026