Laeli Qadrianti
Universitas Islam Ahmad Dahlan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 1 Balangnipa Sajadah; Hasmiati; Laeli Qadrianti
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Di SDN 1 Balangnipa (2) Faktor Pendukung Dan Penghambat Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik di SDN 1 Balangnipa. Objek penelitian ini adalah Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pelaksanaan pembelajaran dan faktor pengdukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka belajar. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (drawing conclusions). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN 1 Balangnipa dilakukan melalui beberapa tahap, antara lain: a) perencanaan pembelajaran, perencanaan yang dilakukan guru yaitu dengan berkolaborasi melalui diskusi terkait capaian pembelajaran (CP), penentuan tujuan, penyusunan alur tujuan (ATP) dan modul ajar untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran, b) pelaksanaan pembelajaran, guru melaksanakan pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran berbasis simulasi dan melaksanakan pembelajaran berdeferensiasi, c) evaluasi pembelajaran, guru melakukan evaluasi secara menyeluruh, dimulai dari stuktur kurikulum, pembelajaran, assesmen, penggunaan perangkat ajar hingga Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP). (2) faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kurikulum merdeka belajar, faktor pendukung yaitu dari penjelasan narasumber dalam temuan penelitian adanya platform merdeka mengajar sangat membatu kepala sekolah, guru dan peserta didik mengatasi permasalahan yang mereka hadapi serta adanya buku-buku kurikulum merdeka, diskusi antar guru dan webinar, selain itu faktor penghambat kurangnya waktu guru untuk belajar menggunakan platform merdeka mengajar secara optimal.
Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Guru Sekolah Dasar di Desa Bonto Hilyatul Azizah; Laeli Qadrianti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i1.505

Abstract

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. diperlukan adanya sebuah pembinaan dan pengembangan pada profesi guru yang meliputi pembinaan kompetensi-kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk menjadi guru yang profesional maka seorang guru harus membuat suatu karya tulis ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam membuat karya tulis ilmiah (Penelitian Tindakan Kelas) dengan melaksanakan kegiatan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah bagi guru Sekolah Dasar di Desa Bonto. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning. Service Learning merupakan metode pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan antara kegiatan akademis di kampus yang diimplementasikan ke komunitas masyarakat, sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperolehnya dari mata kuliah yang sudah dipelajarinya kepada masyarakat. Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta pelatihan mendapatkan benefit dan ilmu tentang Penelitian Tindakan Kelas sehingga membuat mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, pelaksanaan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah dapat menambah pengetahuan dan pemahaman kepada guru Sekolah Dasar dalam membuat karya tulis ilmiah (Penelitian Tindakan Kelas) di Desa Bonto. Pelatihan karya tulis ilmiah bagi guru yang telah dilaksanakan sangat penting untuk guru kedepannya agar dapat menjadi guru yang profesional serta meningkatkan hasil tulisan guru- guru.
Edukasi Upaya Preventif Terhadap Pernikahan Dini Desa Bonto Kecamatan Sinjai Tengah Syarisma; Laeli Qadrianti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i2.508

Abstract

Edukasi preventif pernikahan dini adalah sebuah bentuk pengupayaan yang penulis lakukan agar tidak terjadinya pernikahan dibawah umur yakni 18 tahun, pernikahan tersebut disebabkan dengan berbagai penyebab antara lain secara finansial, pihak keluarga, pendidikan, media sosial, biologi, hamil sebelum menikah. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan respons positif terhadap bentuk pengupayaan agar tidak terjadinya pernikahan dibawah umur 18 tahun, sebagai bekal dimasa depan . Jenis Pengabdian masyarakat yang digunakan adalah Participation Action Research. Adapun hasil dari penelitian ini adalah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar serta respon yang diberikan oleh masyarakat desa Bonto bernilai positif. Adapun beberapa tantangan, antara lain banyaknya peserta yang terhambat karena pilihan transportasi yang kurang memadai, banyaknya agenda yang harus dihadiri oleh pemateri, jarak yang cukup jauh menuju lokasi kegiatan, dan keadaan yang tidak memungkinkan. kekurangan fungsional jalan tersebut, perlu waktu yang cukup lama untuk melintasinya.
Sosialisasi Kewirausahaan Sosial dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam Erni; Laeli Qadrianti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.512

Abstract

Kewirausahaan merupakan suatu kegiatan pemenuhan kebutuhan yang sangat diminati oleh banyak pihak. Kewirausahaan dewasa ini telah mengalami pergeseran orientasi dari profit oriented menjadi social mission. Kegiatan social entrepreneurship/kewirausahaan sosial dianggap dapat menjadi salah satu alternatif dalam pemecahan masalah perekonomian sosial. Untuk memberikan pemahaman baru kepada masyarakat terkait kewirausahaan sosial tentunya harus melakukan sosialisasi pengenalan kewirausahaan sosial yang dimana bertujuan untuk pengenalan dan membuka wawasan masyarakat dengan mengoptimalkan suber daya alam yang ada. Kegiatan sosialisasi kewirausahaan sosial ini berlangsung di Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, tepatnya di aula kantor Desa Bonto pada tanggal 5 Maret 2024 yang dihadiri dari pelaku usaha dan pengurus BumDes Bonto. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Partisipatory Action Research (PAR), dengan tiga tahapan yakni persiapan/perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu mampu membuka wawasan masyarakat terkait kewirausahaan sosial dengan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di desa tersebut. Selain itu, masyarakat dapat membuat suatu produk yang bersumber dari sumber daya alam yang dapat menambah pendapatan atau penghasilan masyarakat.
Optimalisasi Literasi Melalui Story Telling di Panti Asuhan Kuala Lumpur Rumah Titian Kaseh Laeli Qadrianti; Amran AR; Sardiyanah; Nur Agung; Ramli; Mirna
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.534

Abstract

Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan dapat membantu anak-anak di Panti Asuhan Rumah Titian Kasih untuk meningkatkan kemampuan literasi, serta memperkenalkan pada berbagai jenis cerita yang dapat memperkaya pengetahuan dan karakter. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses belajar mereka dengan cara yang menyenangkan dan efektif, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan ekspresi diri melalui storytelling. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dalam kegiatan optimalisasi literasi melalui story telling di Panti Asuhan Kuala Lumpur Rumah Titian Kaseh dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak berupa antusiasme anak-anak dalam berliterasi. Cara yang dilakukan untuk mengoptimalkan literasi melalui story telling di panti asuhan Titian Kaseh, yakni: 1) Pemilihan cerita yang tepat dan relevan dengan usia anak-anak di panti asuhan., 2) Interaksi dengan anak-anak, 3) Penggunaan alat bantu visual dan multimedia, 4) Menciptakan lingkungan yang mendukung literasi, 5) Pelatihan untuk pengasuh di panti asuhan, dan 6) Pemberian Umpan Balik.