Pendahuluan: Era digital memberikan peluang besar dalam transformasi pelayanan kesehatan remaja melalui inovasi teknologi. Promotor kesehatan digital dapat berperan sebagai garda terdepan dalam deteksi dini masalah kesehatan remaja yang semakin kompleks. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kader dalam pemanfaatan teknologi digital untuk deteksi dini kesehatan remaja melalui program pelatihan kaderisasi promotor kesehatan berbasis digital. Metode: Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan blended learning selama 3 bulan, melibatkan 38 kader kesehatan remaja. Kegiatan meliputi pelatihan aplikasi mobile health, penggunaan platform monitoring digital, dan simulasi screening kesehatan berbasis teknologi. Hasil: Sebelum pelatihan, mayoritas kader (30%) memiliki literasi digital rendah dalam bidang kesehatan. Setelah mengikuti program, terjadi peningkatan signifikan dimana 70% kader memiliki kompetensi digital yang baik dan mampu melakukan deteksi dini menggunakan teknologi. Kesimpulan: Program pelatihan kaderisasi promotor kesehatan berbasis digital terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dalam deteksi dini kesehatan remaja. Implementasi teknologi digital dalam sistem kaderisasi dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan akurasi screening kesehatan remaja.
Copyrights © 2026