Kesehatan anak usia sekolah dasar merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan karena anak berada pada fase aktif dan rentan mengalami cedera ringan akibat aktivitas fisik. Luka lecet, memar, dan gores merupakan cedera paling umum pada kelompok usia 5–14 tahun di Indonesia, sementara pengetahuan terkait pertolongan pertama (P3K) masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa kelas VI SDN 2 Way Huwi mengenai penggunaan kotak P3K dan penanganan luka ringan. Kegiatan melibatkan 17 siswa dan dilakukan melalui ceramah interaktif, pretest–posttest, demonstrasi, serta simulasi praktik menggunakan peralatan kotak P3K. Evaluasi pemahaman dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan setelah intervensi (p < 0,05). Sebanyak 76,5% siswa berada pada kategori “sangat memahami” dan 23,5% pada kategori “memahami”. Hasil simulasi menunjukkan kemampuan siswa mengikuti langkah penanganan luka telah sesuai prosedur dasar P3K. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kesiapsiagaan, pengetahuan, dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada cedera ringan di lingkungan sekolah
Copyrights © 2026