Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis dan apresiasi sastra siswa MAN 1 Probolinggo, yang selama ini cenderung menurun karena dominasi pembelajaran yang berorientasi pada hafalan. Literature-Based Learning dipilih sebagai pendekatan karena terbukti mampu menumbuhkan kemampuan analitis, kreatif, dan pemahaman mendalam melalui interaksi langsung dengan teks. Pengabdian dilaksanakan melalui tahapan observasi kebutuhan, penyusunan modul berbasis teks sastra, pelatihan guru, serta pendampingan kelas melalui kegiatan membaca, diskusi interpretatif, dan penugasan reflektif. Hasil program menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, kemampuan mengidentifikasi unsur teks, serta kemampuan menghubungkan bacaan dengan konteks sosial dan pengalaman pribadi. Selain itu, guru memperoleh model pembelajaran yang lebih variatif dan aplikatif untuk diterapkan dalam kegiatan literasi kelas. Program ini membuktikan bahwa integrasi sastra secara sistematis mampu memperkuat budaya literasi di madrasah.
Copyrights © 2025