Literasi keuangan merupakan kompetensi esensial dalam mendukung kemampuan individu mengelola keuangan secara efektif, khususnya pada kelompok masyarakat rentan yang memiliki keterbatasan akses terhadap edukasi keuangan formal. Rendahnya tingkat literasi keuangan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan finansial, seperti ketidaktepatan dalam mengelola pendapatan, pengeluaran, serta perencanaan keuangan jangka panjang. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pengurus dan relawan Yayasan Abatasa Bandung yang berperan penting dalam mendukung keberlanjutan lembaga sosial. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi keuangan pengurus dan relawan yayasan. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat dan pelatihan melalui penyampaian materi secara interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi perencanaan keuangan sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan, perbedaan antara tabungan dan investasi, serta pentingnya perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang. Peningkatan literasi keuangan ini menjadi landasan penting dalam mendorong pengambilan keputusan finansial yang lebih bijak dan memperkuat kemandirian ekonomi pengurus dan relawan yayasan.
Copyrights © 2026