Anak usia sekolah merupakan kelompok usia 6–12 tahun yang sedang berada pada tahap perkembangan sosial dan emosional yang pesat. Pada masa ini, anak mulai belajar berinteraksi, bekerja sama, dan membangun hubungan dengan teman sebaya. Namun, kurangnya pemahaman tentang perilaku sosial yang sehat dapat memicu terjadinya perilaku bullying di lingkungan sekolah yang berdampak pada Kesehatan mental mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bullying, dampak, serta cara mencegah dan menanganinya dengan tepat. Kegiatan dilakukan di SD N 91 Kota Pekanbaru pada 63 siswa. Kegiatan diawali denagn sesi pre-test dan diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Media edukasi menggunakan Power Point (PPT), video edukatif, serta diskusi interaktif dan bermain peran (role play) tentang situasi bullying. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 64,4 dan post-test sebesar 86,7, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah diberikan edukasi. Selain itu, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, terutama pada sesi role play yang membantu peserta memahami secara langsung bentuk-bentuk bullying dan bagaimana cara menanggapinya dengan bijak. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran siswa untuk saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying, serta menjadi program berkelanjutan bagi pihak sekolah dalam upaya promosi kesehatan jiwa anak usia sekolah.
Copyrights © 2026