Proyek konstruksi sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan waktu, biaya, dan kualitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode Critical Path Method (CPM) dalam menjadwalkan kegiatan proyek pembangunan rumah Type Aster di kawasan Panaikang Town House, Makassar. Metode ini digunakan untuk menentukan urutan aktivitas yang membentuk lintasan kritis serta durasi optimal pelaksanaan proyek. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan, wawancara, dan dokumentasi berupa RAB, kurva S, serta time schedule dari pihak pelaksana proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CPM mampu mengidentifikasi aktivitas-aktivitas kunci yang berpengaruh langsung terhadap durasi proyek. Dengan mengetahui lintasan kritis, manajemen proyek dapat lebih fokus dalam pengendalian waktu dan sumber daya untuk mencegah keterlambatan. Penerapan CPM terbukti memberikan hasil penjadwalan yang lebih terstruktur dan efisien. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan manajemen waktu proyek dan menjadi referensi praktis bagi kontraktor maupun akademisi di bidang teknik sipil.
Copyrights © 2026