Tanah lempung memiliki daya dukung rendah dan plastisitas tinggi, sehingga kurang sesuai untuk digunakan sebagai lapisan dasar konstruksi tanpa perlakuan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fly ash terhadap sifat-sifat mekanik tanah lempung serta menentukan komposisi optimum fly ash untuk stabilisasi. Sampel tanah diambil dari Mampua, Desa Datara, Kabupaten Gowa, dan diuji di Laboratorium Mekanika Tanah Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Komposisi fly ash yang digunakan adalah 0%, 7%, 14%, 21%, dan 28%. Pengujian meliputi kadar air, berat jenis, batas Atterberg, analisis saringan, hidrometer, kompaksi, dan CBR. Hasil menunjukkan bahwa penambahan fly ash dapat meningkatkan sifat mekanik tanah, ditunjukkan dengan kepadatan kering maksimum 1,49% dan nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi 21% yaitu sebesar 20,17%. Komposisi optimal terdapat pada kadar 21%, di mana peningkatan stabilitas dan daya dukung tanah paling signifikan. Dengan demikian, fly ash terbukti efektif sebagai bahan stabilisasi tanah yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Copyrights © 2026